Home » Jadi Tujuan Wisata Kuliner Nusantara Baru, Resto ‘Nonya’ Hadir di Batam

Jadi Tujuan Wisata Kuliner Nusantara Baru, Resto ‘Nonya’ Hadir di Batam

Rumah Makan Nonya
Resto “Nonya” peranakan ikan bakar & live seafood, yang berlokasi di Jalan Fisabililah, tepatnya samping SPBU Bundaran Madani Batam Centre, melakukan soft opening pada Rabu (6/1/2021).

IDNNews.id, Batam – Warga Batam dan Kepri pada umumnya kini bisa menambah daftar rujukan tempat bersantap yang pas dengan selera Anda, sekaligus dengan tempat yang nyaman dan strategis.

Resto “Nonya” peranakan ikan bakar & live seafood, yang berlokasi di Jalan Fisabililah, tepatnya samping SPBU Bundaran Madani Batam Centre, melakukan soft opening pada Rabu (6/1/2021).

Acara soft opening dilakukan secara sederhana. Para tokoh pengusaha, politisi, hingga kalangan tokoh milenial hadir dalam acara tersebut, sekaligus mencicipi menu spesial dari rumah makan Nonya.

Rumah Makan Nonya
Resto “Nonya” peranakan ikan bakar & live seafood, yang berlokasi di Jalan Fisabililah, tepatnya samping SPBU Bundaran Madani Batam Centre, melakukan soft opening pada Rabu (6/1/2021).

Rumah makan ini menyajikan aneka menu dengan bumbu atau resep peranakan, yakni kombinasi cita rasa chinese dan lokal.

Puluhan menu tersedia, mulai aneka jenis ikan bakar khas resep peranakan, sop ikan pedas peranakan, kepiting pedas khas peranakan, ayam rujak, hingga nasi ayam.

Baca Juga  Jaga Imunitas, Putus 'Mata Rantai' Penyebaran Covid-19

Rumah makan ini buka mulai dari pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB malam. Khusus untuk menu nasi ayam, tersedia hingga 24 jam.

Direktur Utama Nonya peranakan ikan bakar & live seafood, I Kadek Witarsa mengungkapkan, ini merupakan brand “Nonya” yang pertama, yang diluncurkan di Batam.

Rumah Makan Nonya
Resto “Nonya” peranakan ikan bakar & live seafood, yang berlokasi di Jalan Fisabililah, tepatnya samping SPBU Bundaran Madani Batam Centre, melakukan soft opening pada Rabu (6/1/2021).

“Nantinya, jika mendapat sambutan dan diterima masyarakat, kita tentu akan mengembangkan dengan cabang yang lain misalnya ke Pekanbaru, atau bahkan luar negeri di Singapura atau Malaysia,” kata Kadek Witarsa.

Saat ini Nonya ikan bakar & live seafood memiliki 50 karyawan, termasuk koki-koki dari lokal Batam.

“Pada intinya kita mengajak dan memberdayakan teman-teman lokal. Mereka kita ajak untuk bersama-sama berkembang,” tambah Kadek Witarsa.

Baca Juga  Rekonstruksi Pembunuhan Janda di Tanjungpinang, Ada 36 Adegan Diperagakan

Mengenai brand “Nonya” dijelaskan itu sama artinya dengan nona, yaitu anak perempuan yang belum menikah.

“Nonya sama dengan nona. Beda dengan istilah nyonya, yang biasanya menunjuk pada perempuan yang sudah menikah,” ungkapnya.

Ditanya mengenai potensi pengembangan sektor kuliner ini, ia mengaku di Batam sangat prospektif.

Sebab cita rasa yang disajikan ini merupakan “cita rasa peranakan khas” yang diharapkan bisa memenuhi selera kuliner warga Batam dan Kepri.

Rumah Makan Nonya
Resto “Nonya” peranakan ikan bakar & live seafood, yang berlokasi di Jalan Fisabililah, tepatnya samping SPBU Bundaran Madani Batam Centre, melakukan soft opening pada Rabu (6/1/2021).

Kadek menambahkan, dalam masa soft opening ini yakni tanggal 6-31 Januari ini, pihaknya masih terus menyempurnakan berbagai kekurangan secara internal.

Selanjutnya di bulan kedua, diharapkan sudah bisa melangkah lebih jauh dengan bekerjasama dengan pihak-pihak lain, termasuk Dinas Pariwisata atau pemerintah daerah dalam mendukung sektor kepariwisataan mendatang.(***/pwk)


DomaiNesia