Home ยป Jumlah Penumpang Dari dan Ke Singapura serta Malaysia Menurun Drastis

Jumlah Penumpang Dari dan Ke Singapura serta Malaysia Menurun Drastis

IDNNews.id, Batam – Kebijakan Pemerintah Malaysia menutup akses masuk dan keluar negaranya (lockdown), terhitung Rabu (18/3/2020), serta pembatasan dan pengetatan aturan masuk ke Singapura bagi warga dari negara-negara ASEAN, berdampak besar bagi sektor industri hingga transportasi.

Hal ini terlihat jumlah penumpang yang bepergian ke Singapura dan Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center.

Berdasarkan data yang dimiliki PT Syinergy Tharada, pengelola Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, hingga Rabu (18/3/2020) siang sekitar pukul 11.00 Wib, sudah ada 955 orang yang batal menyeberang ke Singapura dan Malaysia.

Sementara itu, penumpang yang telah memegang tiket namun tidak jadi berangkat ada 139 orang. Dan penumpang yang baru berangkat sampai jam tersebut, baru sebanyak 73 orang saja.

Baca Juga  Jaga Imunitas, Putus 'Mata Rantai' Penyebaran Covid-19

“Hal ini (pembatalan keberangkatan,red) ini diperkirakan akan lebih banyak lagi. Mengingat masih ada trip kapal yang akan berangkat hingga sore harinya,” jelas Nika Rizan Astaga, Manajer PT Syinergy Tharada saat ditemui awak media.

Ia juga mengatakan, dengan adanya Lockdown ini setidaknya menyusahkan beberapa kapal saja yang masih beroperasi sesuai jadwal.

“Trip tujuan dari Malaysia sebanyak 43 setuap harinya, kini hanya tersisa 7 trip saja. Sementara untuk tujuan Singapura, dari 34 trip tersisa 11 trip,” jelasnya.

Kondisi penurunan ini, sudah berlangsung sejak Selasa (17/3/2020) kemarin. (*)


DomaiNesia