Home » Karimun Ajukan 5.200 Keluarga Penerima Manfaat ke Pusat

Karimun Ajukan 5.200 Keluarga Penerima Manfaat ke Pusat

Keluarga Penerima Manfaat

IDNNewa.id, Karimun – Penandatangan nota kerjasama antara Polri dengan Menteri Sosial berkaitan dengan pengamanan bantuan sosial dalam penyalurannya, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Karimun mengajukan 5.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan pemerintah daerah sebelumnya telah mengusulkan 5.200 jiwa KPM ke Kementrian untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut.

“Penandatanganan Kapolri dengan Kementerian sosial tentang pengawalan bantuan sosial, kalau kita di sini ada keluarga penerima manfaat ada sekitar 5.200 lebih,” kata Aunur Rafiq usai menghadiri video conference Kapolri dan MoU Polri dan Kemensos di ruang Rupatama Polre Karimun, Jumat (11/1/2019).

BACA: Korupsi BBM Solar, Dua Oknum PDAM Karimun Masuk Penjara

Keluarga Penerima Manfaat

Rafiq mengatakan program KPM saat ini tengah menunggu ketentuan yang dikeluarkan oleh kementrian terkait terhadap besaran bantuan yang akan diterima oleh masyarakat miskin tersebut.

Baca Juga  Jaga Imunitas, Putus 'Mata Rantai' Penyebaran Covid-19

“Kalau dulu perbulannya KPM menerima Rp 500 ribu, kalau sekarang kita belum tahu. Kita masih menunggu keputusannya berapa yang akan diterima,” katanya.

Tiap-tiap Keluarga yang mendapatkan KPM katanya lagi, akan menerima bantuan dari pemerintah melalui jasa bank yang ditunjuk pada tiap bulannya.

BACA: 12 Parpol di Karimun Telah Melaporkan Dana Kampanyenya

Keluarga Penerima Manfaat

“Kita tinggal menunggu dari kementerian saja, kita telah mengirim jumlah keluarga penerima manfaat ke kementrian, data dari kita,” katanya.

Selain membicarakan bantuan sosial, dalam video conference Kapolri dan MoU Polri dan Kemensos tersebut juga membahas tentang daerah-daerah potensi bencana.

“Di tempat kita tidak ada,” katanya.(Nursali)


DomaiNesia