Home » Kemenpan RB Bakal Pangkas Libur Lebaran 2021. Ini Penjelasannya

Kemenpan RB Bakal Pangkas Libur Lebaran 2021. Ini Penjelasannya

Ilustrasi Cuti bersama
Ilustrasi Cuti bersama

IDNNews.id, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tengah mengusulkan untuk memangkas libur lebaran tahun ini.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19) saat libur panjang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, dirinya sudah mengusulkan untuk memangkas libur lebaran.

Namun belum diketahui secara pasti berapa libur lebaran yang nantinya akan dipangkas. Selain libur lebaran, dirinya juga mengusulkan untuk memangkas libur akhir tahun. Diharapkan angka kasus positif covid bisa menurun.

Ilustrasi Cuti bersama

Ilustrasi Cuti bersama

“Kami sudah mengusulkan supaya libur idul fitri atau tahun baru enggak ada H-5 atau H+5, atau H-10 atau H+10 kemudian diperpendek,” ujarnya mengutip Channel Youtube Kemenpan RB, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga  Resmikan Dermaga II Telaga Punggur, Menhub: Konektivitas Laut Sangat Diperlukan

Selain itu lanjut Tjahjo, usulan pemangkasan ini akan diikuti oleh aturan yang memasukan sanksi tegas kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga TNI, Polri yang berlibur ke luar kota.

Karena menurutnya, baik ASN maupun TNI Polri harus menjadi contoh bagi masyarakat.

“Saya kira tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, dan disiplin serta sanksi yang tegas baik bagi ASN, TNI Polri yang dia harus memberikan contoh ke masyarakat,” jelasnya.

Menurut Tjahjo, larangan bepergian ke luar kota ini cukup efektif terhadap penurunan kasus positif covid di tanah air. Sebagai salah satu contohnya ketika libur panjang tahun baru imlek yang berhasil menurunkan kasus hingga 25%.

Baca Juga  Telkomsel dan Mitratel Rampungkan Pengalihan Kepemilikan 6.050 Menara Telekomunikasi

“Mudah-mudahan dengan kemarin sudah menurun 25% dengan libur imlek,” kata Tjahjo. (***)


DomaiNesia