Home » Komisi VI DPR RI Dukung Batam Sebagai Hub Logistik dan Pusat MRO Terbesar

Komisi VI DPR RI Dukung Batam Sebagai Hub Logistik dan Pusat MRO Terbesar

IDNNews.id, Batam – Konsep pengembangan Batam sebagai pusat logistik nasional dan perawatan pesawat terbesar di Indonesia, mengemuka dalam kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Presentasi Gedung Marketing Center, pada Rabu (10/10) tersebut, dalam rangka meninjau proyek strategis BP Batam Tahun 2018, sekaligus rencana pengembangan program tahun 2019.

Pertemuan Komisi VI DPR RI yang dipimpin Teguh Juwarno dari Fraksi PAN tersebut, diterima secara langsung Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dengan seluruh jajaran Deputi dan Pejabat Eselon II BP Batam.

BACA: Batam Masih ‘Dilirik’ Investor Asing, Delegasi China Kunjungi BP Batam

Konteks kunjungan kerja spesifik ini, guna memperoleh gambaran tentang realisasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan dan rencana serta program pembangunan kedepan.

Baca Juga  Diduga Lakukan Pemerkosaan, Pasutri di Amankan Sat Reskrim Polres Bukittinggi

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo memaparkan sejumlah proyek stategis BP Batam yang beberapa diantaranya akan rampung.

Seperti pengembangan dermaga curah cair kabil (66,22% pengerjaan sedang berlangsung), pengembangan gedung dan fasilitas pelayanan kesehatan RSBP Batam, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Waste Water Treatment Plant (WWTP) serta rencana pembangunan jalan kolektor di 6 kawasan industri.

Ia juga melaporkan bahwa, pada Triwulan II/2018 perekonomian Kepri yang ditopang oleh perekonomian Batam secara gradual sudah mulai menunjukkan peningkatan hingga mencapai 4,51%, bila dibandingkan dengan Triwulan yang sama pada tahun 2017 yang melemah di angka terendah sebesar 1,06%.

BACA: Terusan Suez Menginspirasi BP Batam Untuk Pembangunan Pelabuhan

Diharapkan peningkatan ini, akan terus menguat sehingga perekonomian mampu tumbuh diatas 5% sehingga target pertumbuhan minimal 5% pada 2018 bisa terwujud.

Baca Juga  Diduga Lakukan Pemerkosaan, Pasutri di Amankan Sat Reskrim Polres Bukittinggi

Rancang Bangun Konsep pengembangan Batam sebagai pusat logistik nasional dan pusat perawatan pesawat terbesar di Indonesia juga menjadi bahasan menarik dalam kunjungan kerja kali ini.

Menginat, Batam memiliki posisi yang strategis dan terletak di tepi selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan tersibuk kedua di dunia, dimana dalam setahun terdapat lebih dari 60.000 kapal melintasi Selat Malaka.

Dengan memaksimalkan potensi kedekatan ini, maka Batam cocok untuk menjadi pusat e-commerce, pusat hub logistik dan pusat perawatan pesawat terbesar di Indonesia.

Rancang bangun konsep Batam sebagai Hub Logistik akan menghubungkan Bandara Hang Nadim dengan pelabuhan dalam satu kawasan terpadu yang di dalamnya terdapat pusat bisnis, seperti kargo, logistik, strorage produk, pusat perbaikan pesawat dan kawasan industri.

Baca Juga  Diduga Lakukan Pemerkosaan, Pasutri di Amankan Sat Reskrim Polres Bukittinggi

BACA: BP Batam Ajak Investor Mesir Ekspansi ke Batam

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan peran strategis Batam sebagai daerah terdepan Indonesia, telah dibungkus secara apik dengan inisiatif BP Batam untuk menjadikan Batam sebagai Kawasan Logistik Nasional atau Hub Logistik di Pasar Asia, dengan memanfaatkan keunggulan yang ada.

Potensi ini, apabila didukung konkrit dari pemerintah, maka akan menjadi sumber pendapatan yang luar biasa, tidak hanya bagi Batam melainkan untuk nasional.

“Saat ini adalah era e-commerce, kalau logistiknya bisa ada di Batam dan industri pesawat terbesar ada disini, apabila itu sama-sama kita wujudkan maka akan menjadi sumber ekonomi yang luar biasa,” jelas Teguh.(*)


DomaiNesia