Home » Konsesi ATB Berakhir, Johannes Tarigan: Sepakat Dikembalikan ke Pemerintah, Tapi Kualitas Tetap Dipertahankan

Konsesi ATB Berakhir, Johannes Tarigan: Sepakat Dikembalikan ke Pemerintah, Tapi Kualitas Tetap Dipertahankan

Johannes Tarigan
Johannes Tarigan

IDNNews.id, Batam – Berakhirnya masa konsesi PT Adhya Tirta Batam (ATB) oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam menarik perhatian Johannes Tarigan, Calon Wakil Wali Kota Batam yang akan maju dalam Pilkada 2020 mendatang.

Mengingat, pengelolaan air bersih di Batam sudah selayaknya dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Dan hal ini juga tertuang dalam Undang-Undang nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air (SDA).

Dimana Pada pasal 50 disebutkan, bahwa izin penggunaan SDA untuk kebutuhan usaha dengan menggunakan Air dan Daya Air sebagai materi yang menghasilkan produk berupa Air minum untuk kebutuhan pokok sehari-hari, diberikan kepada badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), atau badan usaha milik desa (BUMdes) penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum.

“Terkait pengelolan air bersih di Batam, memang saat ini dilakukan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) melalui sebuah perjanjian konsesi. Namun untuk kedepannya, saya sangat sepakat jika pengelolaah air bersih kedepannya dipegang oleh pemerintahan,” terang Johannes Tarigan saat ditemui IDNNews.id di Anambas Cafe Batam, Minggu (2/2/2020).

Johannes Tarigan
Johannes Tarigan

Namun demikian, tambahnya, tentunya juga harus dipikirkan tentang kualitas air bersih yang nantinya akan disalurkan ke rumah-rumah warga yang ada di Batam.

ATB yang saat ini terbilang sudah sangat bagus pelayanannya kepada masyarakat di Batam, kiranya juga akan menjadi sebuah percontohan jika nantinya dipegang oleh Pemerintah.

Sehingga peralihan dari swasta ke pemerintah nantinya, tidak sampai menurunkan kualitas pelayanan hingga standarisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apakah nanti, pengelolaan air di Batam akan dipadukan antara Pemerintah dan swasta, ataupun nantinya Pemerintah sendiri yang akan mengelolanya, diharapkan kualitas pelayanan tetap di pertahankan

Sebelumnya, DPRD Batam mengingatkan PT Adhya Tirta Batam (ATB) untuk tidak menurunkan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat, terutama jelang berakhirnya konsesi pengelolaan air bersih.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Dandis Rajaguguk mengatakan, saat ini ada keresahan dari masyarakat terkait dengan sudah mendekatinya konsesi ATB mengelola air bersih di Batam. Masyarakat khawatir ATB akan menurunkan pelayanannya dan mengurangi suplai air bersih kepada pelanggan.

“Kami ingin mastikan apa langkah ATB menuju akhir konsesi pada 14 November mendatang,” ujarnya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen ATB di ruang rapat Komisi III DPRD Batam, Kamis (30/1).

Dewan juga mendesak kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk segera memperjelas pengelolaan air bersih, dan ingin memastikan bagaimana kesiapan BP Batam dalam mengelola air bersih. Jangan sampai, kata dia, ketika ATB tak lagi diperpanjang, BP malah belum siap mengelola air bersih, sehingga hal ini perlu disiapkan dengan matang.

“Intinya masyarakat tak masalah siapa yang mengelola air, yang penting pelayanan tetap prima,” tegasnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait