Home ยป Konsultasi ke Pusat, KONI Kepri: Perlu Adanya Pelurusan dan Peraturan Organisasi di Musorkot KONI Batam

Konsultasi ke Pusat, KONI Kepri: Perlu Adanya Pelurusan dan Peraturan Organisasi di Musorkot KONI Batam

IDNNews.id, Batam – Polemik di kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam hingga pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Kota Batam, membuat KONI Provinsi Kepri melakukan konsultasi ke KONI Pusat di Gedung GBK, Senayan-Jakarta, pada Senin (19/10/2020) pag

Dari hasil kunjungan konsultasi ke KONI Pusat yang dilakukan oleh Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Andrie T. Utama, Ketua Bidang Organisasi Provinsi Kepri Suyono dan Wakil Sekretaris Umum KONI Provinsi Kepri Amri ini, setidaknya menghasilkan beberapa kesimpulan dan kesepakatan.

Diantaranya, perlu adanya ‘pelurusan’ AD/ART KONI dan Peraturan Organisasi dalam pelaksanaan Musorkot KONI Batam

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Organisasi Provinsi Kepri Suyono saat dihubungi awak media, Selasa (20/10/2020) pagi. Pihaknya pun menegaskan ada poin-poin lainnya yang terbilang sangat penting dan juga menjadi perhatian serius.

Baca Juga  Penuhi Keinginan Konsumen, All New NMAX 155 Connected Resmi 'Mengaspal' di Batam

“KONI Kota Batam berakhir kepengurusan Periode 2016-2020, setelah perpanjangan 6 bulan berakhir pada 15 Oktober 2020 lalu. Selain itu, pelaksanaan Musorkot perlu diluruskan, dan harus mengacu pada AD/ART KONI dan Peraturan Organisasi KONI,” jelasnya merinci poin-poin hasil pertemuan tersebut.

Dan dikarenakan dalam pandemi Covid-19, tambahnya, maka tanggal pelaksanaan Musorkot masih dapat dimaklumi. Akan tetapi bukan membenarkan mekanisme yang salah.

Dimana pelaksanaan Musorkot harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Serta harus berkoordinasi dan melibatkan instansi terkait serta organisasi induk setingkat di atasnya.

“Intinya, pelaksanaan Musorkot harus mengedepankan semangat sportifitas, mengedepankan kepentingan pembinaan prestasi olahraga, bukan kepentingan individu ataupun kelompok,” tegasnya.

Dan setiap pengambilan keputusan, tegasnya lagi, harus melalui musyawarah dan mufakat. Dengan tujuan keberlangsungan pembinaan prestasi dan kemajuan olahraga di Kota Batam, khususnya dan Provinsi Kepri umumnya, menuju pencapaian prestasi nasional

Baca Juga  Widianto, Pemilik KIA Sonet Pertama di Batam

“Pelaku olahraga harus menjunjung etika dan hirarki dalam struktur berorganisasi serta sportif, mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan dan membangun watak, meningkatkan kualitas dan membina,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Telah berakhirnya kepengurusan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam pada 15 Oktober 2020, maka pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Kota Batam akan diambil alih oleh KONI Provinsi Kepri.

Dan saat ini, KONI Kepri tengah menyiapkan karateker guna melaksanakan Musorkot tersebut. Namun demikian, sebelum menugaskan karateker tersebut, KONI Kepri akan melakukan diskusi maupun berdialog secara langsung dengan KONI Pusat di Jakarta.

“Saat ini, kita sedang menyiapkan karakteker untuk pelaksanaaan Musorkot ini. Dan secepatnya, KONI Kepri akan ke Jakarta guna melakukan diskusi secara langsung ke KONI Pusat terkait masalah ini,” jelas Wakil Seketaris Ketua Umum KONI Kepri Amri disela-sela rapat terkait hal tersebut di Kantor KONI Kepri di Sukajadi, Batam, Jumat (16/10/2020) sore.

Baca Juga  Gelar PuriCare WAP Challenge, Cara Unik LG Tingkatkan Kesadaran Udara Bersih

Pihaknya pun menyebutkan bahwa pelaksanaan Musorkot bentukan KONI Batam terbilang sudah lari dari mekanisme yang ada. Untuk itu, KONI Kepri akan ‘meluruskan’ sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami ingin meletakkan semua ini sesuai dengan ADART yang ada dan berlaku,” tegasnya. (Iman)


DomaiNesia
UA-128167721-1