Home ยป KPK Saksikan Penandatanganan Monitoring Pajak Online oleh 16 Kepala Daerah dan Bank Daerah

KPK Saksikan Penandatanganan Monitoring Pajak Online oleh 16 Kepala Daerah dan Bank Daerah

IDNNews.id, Batam – Sebanyak 16 kepala daerah dan Bank Daerah melakukan penandatangan pemanfaatan system monitoring pajak online, yang diluncurkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Planet Holiday, Rabu(28/11).

Ke enam belas kepala daerah dan bank daerah antara lain, Bank Riau Kepri dengan Wali Kota Batam, Pekanbaru, Dumai, Tanjung Pinang, Bupati Bintan dan Siak. Selanjutnya Dirut Bank Sumsel dengan Wali Kota Palembang, Lubuklinggau, Pagar Alam, Prabamulih, Pangkal Pinang, Bupati Bangka Tengah dan Belitung.

Serta Dirut Bank Jambi dengan Wali Kota Jambi, Dirut Bank Lampung dengan Wali Kota Bandar Lampung dan Dirut Bank Bengkulu dengan Wali Kota Bengkulu.

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan KPK, Basaria Panjaitan hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan yuang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya administrasi pengelolaan penerimaan daerah yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Baca Juga  Penggiat Disabilitas: Ada Pelanggaran Kode Etik Juru Bahasa Isyarat Didebat Publik Batam 2020

“Setiap daerah dan kepala daerahnya, harus bisa memastikan secara tepat potensi apa yang bisa diterima, pendapatan daerah yang diambil dari pajak dan non-pajak supaya bisa membangun daerahnya secara cepat,” jelasnya.

Penerapan pajak secara online tersebut, menggunakan alat perekam (tapping box) yang terpasang di tempat usaha wajib pajak dan terhubung langsung dengan data di Pemerintahan Daerah (Pemda). Sehingga setiap transaksi yang terjadi akan terkirim langsung ke pemda.

“Kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sistem pengawasan dan pemantauan atas kepatuhan wajib pajak (WP)/wajib pungut (WAPU), dalam pemenuhan kewajiban pajak daerah yang terutang terutama pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, hingga Triwulan III Tahun 2018, Program OPD telah melibatkan beberapa daerah. Yakni Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu.(Iman Suryanto)


DomaiNesia