KPU Kepri Ingatkan Paslon di Pilkada Untuk Memperhatikan Maksimal Dana Kampanye - IDNNews
Home » KPU Kepri Ingatkan Paslon di Pilkada Untuk Memperhatikan Maksimal Dana Kampanye

KPU Kepri Ingatkan Paslon di Pilkada Untuk Memperhatikan Maksimal Dana Kampanye

Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum
Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum

IDNNews.id, Tanjungpinang – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Widiyono Agung Sulistiyo mengingatkan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2020, untuk lebih memperhatikan terkait maksimal dana Kampanye.

“Laporan dana kampanye ketiga Paslon yang disampaikan, untuk azas transparansi KPU Provinsi Kepri terhadap pembiayaan kampanye dan diwajibkan Paslon menyampaikan dan melaporkan Dana Kampanye yang diperoleh,” jelasnya.

Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum
Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum

Dikatakanya, melihat masa kampanye tinggal 32 hari lagi yaitu sampai 5 Desember 2020, maka penyampaian laporan dana kampanye, menjadi salah satu tujuannya juga memberikan informasi kepada kepada seluruh pemilih yang ada di 7 kabupaten/kota, yang telah ditetapkan dalam Rapat Pleno jumlah DPT Provinsi Kepri sebanyak 1.168.188 pemilih.

Baca Juga  Tetap Jadi Acuan Pengelolaan Air Terbaik, DPRD Ini Inginkan Perusahan Seperti ATB Perkuat Layanan Air Bersih di Sumsel

“Setelah Tahap pertama pelaporan dana kampanye, tanggal 25 September 2020 yaitu berupa LADK (Laporan Awa l Dana Kampanye) dengan periodesasi dari tanggal 23-24 Sept 2020. Maka tahapan berikutnya adalah menyampaikan LPSDK (Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye) yaitu Paslon melalui LO Dalam melaporkan seluruh penerimaan sumbangan Dana Kampanye, baik dari Paslon sendiri, Perorangan, Kelompok dan Badan Hukum Swasta untuk periode tgl 25 Sept sampai dengan 30 Oktober 2020, harus dilaporkan ke KPU Provinsin Kepri,” terang Widyono Agung.

Adapun LPSDK untuk ke 3 (tiga) Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri, telah disampaikan ke SIDAKAM (Sistem Informadi Dana Kampanye) sesuai ketentuan yang berlaku dan dinyatakan lengkap.

Baca Juga  Bright PLN Batam Jamin Pasokan Listrik Selama Pilkada Serentak

“SIDAKM menfasilitasi ketiga Paslon dan Bawaslu Prov Kepri dalam Pelaporan maupun Pengawasan tidak diperlukan bertemu / bertatap muka, cukup pelapirannya dg di scan dan fikitim ke Sidakam serta jika lengkap dibetikan tanda terima (TT) secara elektronik, demikian juga Bawaslu diberikan akun khusus untuk prngawasan Dana Kampanye,” kata Widyono.

Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum
Widiyono Agung, Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Bidang Hukum

Sebagaimana diketahui, adapun jumlah Dana Kampanye yang diperoleh baik LADK maupun LPSDK untuk ketiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri adalah sebagai berikut :

  1. Jumlah penerimaan LADK pasangan calon nomor urut 1 Soerya -Iman (SInergi) Rp108.300.000, sedang jumlah penerimaan LPSDK Rp 782.089.750.
  2. Jumlah penerimaan LADK Paslon nomor urut 2 Isdianto – Suryani (Insani) Rp. 5.000.000, sedangkan jumlah penerimaan LPSDK, Rp 899.411.800.
  3. Dan pasangan nomor urut 3 Anshar- Marlin (Aman) jumlah penerimaan LADK sebanyak Rp. 200.000.000, sedangkan jumlah penerimaan LPSDK Rp 4.300.000.000.
Baca Juga  Bank Indonesia Optimis Pemulihan Ekonomi 2021 dapat Terwujud Melalui 1 Prasyarat dan 5 Strategis

“Setelahnya pada tanggal 7 – 21 Desember 2020 seluruh Laporan Dana Kampanye Paslon akan diaudit ahli keuangan (sesuai kompetensi audit keuangan) yaitu Akuntan Publik Independen yang daftar-nya secara basional akan diberikan oleh KPU dalam SIKAP (Sistem Informasi Kantor Akuntan Publik), dan selanjutnya KPU Prov Kepri yang menentukan KAP yang akan mengaudit LPPDK Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri no. Urut 1 (Sinergi), no urut 2 (Insani) dan no urut 3 Aman),” kata Agung. (Lis/iman)


DomaiNesia