Home ยป Kualitas Udara Tidak Sehat, Dinas Kesehatan Rekomendasikan Memulangkan Lebih Cepat Pelajar di Batam

Kualitas Udara Tidak Sehat, Dinas Kesehatan Rekomendasikan Memulangkan Lebih Cepat Pelajar di Batam

IDNNews.id, Batam – Kualitas udara pada Rabu (18/9/2019) di Kota Batam sudah masuk dalam kategori tidak sehat. Hal ini terungkap dalam Air Quality Index (AQI) yang dilansir AirVisual pada Rabu (18/9/2019) sekitar pukul 10.28 WIB.

Dimana Batam mendapat skor 177 dalam AQI, yang artinya punya udara tidak sehat (unhealthy) pagi ini. AirVisual merekomendasikan agar kelompok sensitif mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Didi Kusmarjadi, Sp. OG
Kepala Dinas Kesehatan dr. Didi Kusmarjadi, Sp. OG

Melihat kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi telah merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan Kota untuk memulangkan lebih cepat pelajar yang masih bersekolah.

“Iya, kami dari Dinas Kesehatan Kota Batam telah merekomendasikan ke Dinas Pendidikan untuk meliburkan anak-anak kita yang ada Sekolah untuk dipulangkan secepatnya. Namun demikian, semuanya kembali lagi kepada Dinas terkait,” jelas Didi saat dihubungi IDNNews.id, Rabu (18/9/2019) pagi.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Batam Cermati Presentasi Roadmap Tanjung Sauh

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin saat dihubungi IDNNews.id secara terpisah mengaku telah menerima adanya rekomendasi tersebut dari Dinas Kesehatan. Akan tetapi, pihaknya akan menyampaikan secara langsung ke Wali Kota Batam terkait hal tersebut.

“Kalau memang dianjurkan untuk meliburkan anak-anak kita dari sekolah, tentunya akan kita liburkan. Akan tetapi akan kita laporkan hal ini terlebih dahulu ke Wali Kota Batam. Mengingat, semua kebijakan ada di tangan beliau. Kami hanya menyampaikan secara teknisnya saja. Dan tentunya akan kita rapatkan,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin

Sebagaimana mana diketahui, AirVisual merilis kualitas udara Batam berada di angka 177. Artinya kualitas udara di Batam, Provinsi Kepri masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Ranking polusi ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga  Widianto, Pemilik KIA Sonet Pertama di Batam

AQI merupakan indeks yang menggambarkan tingkat keparahan kualitas udara di suatu daerah. AQI dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama, seperti PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Rentang nilai dari AQI adalah 0 sampai 500. Semakin tinggi nilainya menunjukkan semakin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

Skor 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150 tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-203 sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.

Batam mendapat skor 177 dalam AQI, yang artinya punya udara tidak sehat (unhealthy) pagi ini. AirVisual merekomendasikan agar kelompok sensitif mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga  Edukasi Safety Riding Capella Honda, 'Menyeberang Jalan Ada Aturannya'

Dan setiap orang perlu mengenakan masker polusi. Ventilasi tidak dianjurkan. Pemurni udara perlu dinyalakan bila udara dalam ruangan tidak sehat. (Iman Suryanto)


DomaiNesia
UA-128167721-1