Home ยป Lemah Penginputan Data Sidalih, Coklit di Batam Terkendala

Lemah Penginputan Data Sidalih, Coklit di Batam Terkendala

IDNNews.id, Batam – Pelaksanaan pencocokan dan penelitian terhadap data daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) di Kota Batam, Kepulauan Riau terkendala teknis. Petugas kesulitan memasukkan data ke dalam sistem.

“Terkait dengan pengetahuan IT. Teman-teman petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) tingkat PPS lemah menginput data sidalih,” kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Sastra Tamami, di Batam, Selasa (28/7/2020) sebagaimana dilansir antara.

Sastra menjelaskan sebenarnya pelaksanaan coklit sudah selesai 80 persen. Namun data yang sudah masuk dalam sistem baru sekitar 26,48 persen dari asumsi DP4 Disdukcapil sebanyak 779.854 orang.

Oleh karena itu pihaknya memanggil operator di lapangan untuk menerangkan kembali tata cara memasukkan data dalam sistem.

Baca Juga  Pemerintah Bakal Buka Penerimaan CPNS untuk 1,3 Juta Orang

“Progres di lapangan, PPDP terkendala saat penginputan. Makanya, kami pada tanggal 27 Juli melakukan bimtek operator di tingkat kecamatan. Biar segera teratasi,” jelas Sastra.

Ia mengatakan bahwa sebagian besar PPDP di Batam adalah pekerja. Mereka kesulitan membagi waktu untuk memasukkan data ke dalam sistem usai coklit.

Meski begitu Sastra yakin seluruh PPDP berkomitmen menyelesaikan tugasnya melaksanakan coklit dan memasukkan datanya dalam sistem.

Ia menyatakan coklit akan berlanjut hingga 13 Agustus 2020. “Setelah coklit, penetapan DPS, kemudian uji publik, lalu penetapan DPT,” ujarnya.

Anggota KPU Kota Batam, Martius, mengatakan setelah coklit berakhir pada 13 Agustus 2020, pihaknya akan melakukan rekapitulasi berjenjang dari kelurahan hingga tingkat kota.

Baca Juga  Geledah 4 Lokasi di Bintan, KPK Temukan Dokumen dan Berkas Penting

“Menurut tahapan, penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran oleh PPS pada tanggal 7 sampai 29 Agustus,” kata Martius.

Selanjutnya perhitungan tingkat kecamatan pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2020, kemudian rekapitulasi tingkat kota pada tanggal 2 hingga 4 September, lalu penetapan DPS pada tanggal 5 hingga 14 September 2020.

“Pengumuman dan tanggapan masyarakat pada tanggal 19 sampai 28 September 2020. Masyarakat bisa lihat apakah ada namanya atau tidak,” ujarnya.

Memasuki masa perbaikan DPS oleh PPS pada tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2020, lanjut dia, baru penetapan DPT. (**/ant)


DomaiNesia