Home » OPINI: Membedah Makna Dibalik Slogan Pasangan Calon di Pilkada Kepri

OPINI: Membedah Makna Dibalik Slogan Pasangan Calon di Pilkada Kepri

Atanasius Dula, S.A.P
Atanasius Dula, S.A.P

OPINI: Membedah Makna Dibalik Slogan Paslon di Pilkada Kepri
Oleh: Atanasius Dula, S.A.P
Sekretaris Kerukunan Keluarga Lembata (KEKAL) Batam

Atanasius Dula, S.A.P
Atanasius Dula, S.A.P

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau, secara resmi menetapkan tiga pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada Kepri 2020 mendatang. Penetapan Pasangan calon Kepala Daerah gubernur dan wakil gubernur provinsi Kepri itu, dilakukan melalui Rapat Pleno KPU yang dilaksanakan di Hotel Nite & Day,Tanjungpinang, Rabu (23/9/2020).

Pasca penetapan paslon, tahapan selanjutnya adalah pengundian nomor urut. Hasilnya, paslon ‘Soerya Respationo-Iman Sutiawan’ memperoleh nomor urut 1, lalu ‘Isdianto-Suryani’ nomor urut 2, dan ‘Ansar Ahmad-Marlin Agustina’ nomor urut 3.

Baca Juga  XL Axiata Tetapkan Susunan Direksi Baru

Proses undi nomor urut ini dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (24/9).

Catatan kali ini, merupakan catatan lepas dari penulis yang sengaja membedah slogan para pasangan calon Gubernur Kepri, dengan pendekatan etimologi slogan, yang dikomparasi dengan latar belakang paslon yang akan bertarung dalam kancah politik pilkada Kepri mendatang.

AMAN: Ansar Ahmad dan Marlin Agustina

Anshar Ahmad dan Marlin Agustina
Anshar Ahmad dan Marlin Agustina

Kamus umum bahasa Indonesia mencatat kata AMAN berarti bebas dari bahaya, bebas dari gangguan, terlindung atau tersembunyi, tidak dapat diambil orang.

Artikulasi kata Aman yang dilansir dari kamus umum bahasa Indonesia di atas menyiratkan makna bahwa ketika pasangan ini menahkodai Kepri lima tahun mendatang, Kepri akan berada dalam zona aman, tanpa gangguan serta terlindungi dari carut marut tata kelola pemerintahan, tata kelola ekonomi serta perangkat birokrasi yang jauh dari Korupsi, kolusi dan nepotisme yang selalu menjadi momok yang menggerogoti bangsa ini.

Baca Juga  Nelayan Pengudang Bintan Keluhkan Sulitnya Kayu, Alias Wello Tawarkan Penggunaan Fiber

Namun menilik dari latar belakang paslon “AMAN” ini, buncahan kekhawatiran justru menyeruak, mengingat Paslon ini seakan melestarikan politik oligarki di provinsi seribu pulau ini, lantaran anak dari Pak Ansar Ahmad (Roby Kurniawan) juga sedang bertarung sebagai calon wakil Bupati Bintan- Kepri, sedangkan suami dari Ibu Marlin Agustina (Muhammad Rudi) juga maju sebagai calon Wali Kota Batam pada perhelatan demokrasi 2020 ini.

Akankah pasangan AMAN ini mampu memenuhi ekspektasi publik akan suasana Kepri yang aman dari gangguan, Aman dari bahaya; atau justu mengamankan posisi demi hegemoni kekuasaan serta warisan oligarki yang sedang dirintis?


DomaiNesia

Berita Terkait