Home » Pembangunan Daerah Tertinggal di Anambas Jadi Isu Strategis di RPJMN 2020-2024

Pembangunan Daerah Tertinggal di Anambas Jadi Isu Strategis di RPJMN 2020-2024

IDNNews.id, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Seminar Penguatan Peran Daerah Perbatasan Dalam Melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kegiatan tersebut dilaksanakan di Lantai 3 Ruang Rapat Kantor Bupati Kepulauan Anambas Pasir Peti, Jumat (10/1/2020).

Bupati Kepulauan Anambas dalam seminar tersebut, juga memaparkan gambaran umum kabupaten kepulauan Anambas yang mana dalam paparannya terdapat dasar hukum, letak geografis, luas wilayah, administratif dan jumlah penduduk di kepulauan Anambas.

Bupati Kepulauan Anambas juga menyampaikan kondisi ekonomi Makro dan 7 agenda pembangunan RPJMN 2020-2024.

Selain itu, Bupati Kepulauan Anambas juga menjelaskan tentang isu strategis dalam pembangunan daerah tertinggal, kawasan perbatasan dan perdesaan RPJMN 2020-2024.

Baca Juga  SInergi Ajak Pemuda dan Pemudi Bersatu untuk Kebangkitan Kepri

Abdul Haris, SH juga menjelaskan mengenai Program/Kegiatan yang menjadi prioritas Kabupaten Kepulauan Anambas dalam mendukung Agenda Pembangunan RPJMN 2020-2024. Diantaranya, Pengembangan Komoditas Unggulan, pengembangan transportasi dan logistik regional, pengembangan transportasi dan logistik lokal.

Pada kesempatan itu, salah satu dsri Tim IKAL, Bupati Cilacap Bapak Tatto Suwarto Pamuji, beliau juga memaparkan lima prioritas pembangunan di Republik Indonesia dan permasalahan yang ada di negeri ini diantaranya :

Sumber daya energi dimana Sumber Daya Energi ini kedepan nya akan habis, kondisi demografi, dan integritas yakni perbedaan negara maju dan berkembang contohnya Singapura dan malaysia.

Serta 5 prioritas. Mulai dari infrastruktur, Sumber Daya Manusia, Penyederhanaan Birokrasi, Penyederhanaan regulasi dan ekonomi kreatif. (*/anb)


DomaiNesia

Berita Terkait