Home ยป Pemkab Karimun Bakal Tarik Peredaran Minyak Tanah. Ini Alasannya

Pemkab Karimun Bakal Tarik Peredaran Minyak Tanah. Ini Alasannya

IDNNews.id, Karimun – Konversi gas LPG 3 KG yang dikaji oleh tim Hiswana SKK Migas Provinsi Kepri untuk Karimun, Kundur dan Moro, Pemerintah Kabupaten Karimun akan menarik minyak tanah dari peredaran.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat ditemui IDNNews.id mengatakan penarikan minyak tanah tersebut dilakukan secara berkala sebagai konversi dari LPG 3 KG yang akan disalurkan ke masyarakat sebanyak 45 ribu unit.

“Secara bertahap kita akan tarik minyak tanah ini dari masyarakat, karena sudah ada penggantinya LPG 3 KG,” kata Rafiq, Kamis (4/10).

Kendati demikian, pihaknya tetap saja menyediakan minyak tanah non subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Tetap kita sediakan minyak tanah, namun minyak tanah yang tidak bersubsidi,” katanya.

Baca Juga  BP Batam Gelar Workshop SIINas bagi Pelaku Usaha

Di samping itu, untuk harga eceran tertinggi LPG 3 KG ini sendiri berbeda, sesuai dengan daerahnya seperti Pulau Karimun Rp.29.781, untuk Kundur Rp.30.673 dan Moro Rp.28.887.

“Ini belum final masih ada koreksi lagi masalah harga,” katanya.

Selain Karimun, Kundur dan Moro, pihaknya juga meneliti 2 kecamatan lagi seperti Durai dan Belat.

“Karena dua kecamatan ini kan jauh dari pulau-pulau sekitar, makanya dua kecamatan ini kita teliti lagi, apakah disamakan harganya atau tidak,” katanya.(Nursali)


DomaiNesia