Home » Pendapatan Asli Daerah ‘Terjun Bebas’, Pemko Maksimalkan Potensi yang Ada

Pendapatan Asli Daerah ‘Terjun Bebas’, Pemko Maksimalkan Potensi yang Ada

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin

IDNNews.id, Batam – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam terjun bebas di saat pandemi Covid-19. Namun, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya dengan cara memaksimalkan potensi yang ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, menginstruksikan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam untuk tidak berdiam diri. Di sisa enam bulan ke depan, semua potensi yang ada harus dimaksimalkan.

“Empat bulan terakhir ini, kita risau karena PAD Batam terjun payung,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin

Dari semua sektor pajak daerah yang ada di Batam, kata dia, hanya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang normal. Selebihnya terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Apalagi hotel, restoran, hiburan. Paling tinggi (yang sudah terkumpul) hanya 25 persen,” ujarnya.

Baca Juga  Dirut BPJS Kesehatan: Program JKN-KIS Jadi 'Percontohan' dan Pembelajaran Negara Lain

Padahal, lanjut mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam yang sekarang menjadi Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) tersebut tiga sektor pajak daerah tersebut merupakan sumber pajak kita yang besar.

“Ini merisaukan kita semua. Jadi, perlu upaya kita semua untuk memaksimalkan ini,” kata dia.

Sementara itu, pihaknya melalui BP2RD Kota Batam langsung turun ke lapangan membuka layanan di perumahan. Hal itu dilakukan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat atau wajib pajak untuk membayar PBB-P2.

Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan dengan adanya layanan di perumahan-perumahan tersebut tidak hanya memudahkan wajib pajak.

Tapi juga dapat mendongkrak pendapatan daerah, sehingga pembangunan bisa berjalan sesuai dengan perencanaan.

Baca Juga  Relawan Nasi Bungkus Divaksinasi, APINDO Kepri: Terima Kasih Pemerintah dan Pak Wali Kota
TAUZIA International Management mengadakan event International “TAUZIA Detox” di Kota Batam yang melibatkan tiga property HARRIS Hotels di Batam
TAUZIA International Management mengadakan event International “TAUZIA Detox” di Kota Batam yang melibatkan tiga property HARRIS Hotels di Batam

“Saat ini kita sudah kerja sama dengan perumahan Marcelia, perkiraan dua hari tapi tergantung animo masyarakat. Setelah itu nanti juga akan gerak ke perumahan lainnya yang berminat,” kata Rajanya.

Sebagaimana diketahui, Capaian PBB P2 Kota Batam sampai Juni 2020 tercatat Rp34.237.021.609 atau baru sekitar 16.62 persen dari target sebesar Rp206.000.000.000.

Rendahnya capaian PBB-P2 Kota Batam semester pertama tersebut tidak lepas dampak dari Covid-19. (***)


DomaiNesia