Home » PERMADAS: Jokowi Layak Jadi Bapak Pembangunan Desa

PERMADAS: Jokowi Layak Jadi Bapak Pembangunan Desa

IDNNews.id, Jakarta – Perhimpunan Masyarakat Agraria dan Desa (PERMADAS) menilai komitmen politik Presiden Jokowi dalam pembangunan desa sudah diwujudkan secara nyata. Gelontoran dana desa mulai dari tahun 2015 hingga 2018 sebesar Rp 187 triliun, menjadi bukti otentik bahwa jargon kampanye membangun negara dari desa (pinggiran) bukanlah retorika politik semata.

“Fakta otentik keberpihakan Presiden Jokowi terhadap desa tidak dapat dinafikan lagi. Semuanya tahu bahwa Presiden Jokowi telah menunaikan janji politiknya membangun desa melalui pengalokasian dana desa. Ini adalah angka yang fantastis, bukan bualan dan retorika politik. Tapi janji politik yang sudah ditunaikan,” tegas Ketua Dewan Pembina PERMADAS, Raya Desmawanto,M.Si dalam keterangan tertulis, Rabu (24/10).

Ketua Dewan Pembina PERMADAS, Raya Desmawanto,M.Si

Raya juga menegaskan, sepanjang rezim pemerintahan pasca-reformasi, hanya Presiden Jokowi yang berani mengalokasikan dana transfer ke desa dalam jumlah yang besar dan berkelanjutan.

Hal ini dinilai sebagai sikap pemimpin nasional yang peduli terhadap rakyatnya yang tinggal di desa.

“Saat ini, keadilan pembangunan sudah dirasakan masyarakat di desa. Melalui dana desa, akselerasi pembangunan menjadi cepat. Pembangunan tidak hanya fokus di kota, namun juga merata sampai ke desa-desa. Inilah bukti konsep pembangunan Indonesia Sentris itu telah diwujudkan,”tegas Raya.

Ia juga mengatakan, komitmen dan konsistensi Jokowi untuk terus menggelontorkan dana desa, bahkan tahun depan meningkat menjadi Rp73 triliun, harus diapresiasi oleh rakyat, khususnya warga pedesaan di seluruh pelosok.

Dengan demikian, tambahnya, diperkirakan akumulasi total dana desa lima tahun Jokowi memimpin Indonesia mencapai Rp260 triliun.

Menurut Raya, total dana desa yang diperkirakan mencapai Rp 260 triliun tersebut adalah pencapaian yang paling fenomenal dalam sejarah kepemimpinan nasional.

“Praktis, lima tahun kepemimpinan Jokowi telah melampaui gelontoran dana dari beberapa presiden sebelumnya. Ini sangat populis dan mencerminkan rasa keadilan bagi seluruh rakyat, khususnya yang tinggal di pedesaan,” tegas Raya.

Baca Juga  Reses di Dapil 2, Harmidi 'Kebanjiran' Keluhan Warga

Mantan jurnalis ini juga menegaskan, dana desa adalah salah satu indikator utama bentuk nyata kepedulian Jokowi dalam membangun desa. Selain dana desa, pembangunan infrastruktur berupa jalan, waduk dan jembatan yang melintasi desa-desa di Indonesia telah membuka keterisoliran dan mendorong produktivitas serta daya saing ekonomi pedesaan.

IDNNews.id/Istimewa, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

“Selain itu, juga adanya program replanting kelapa sawit dan tanaman perkebunan lain, bantuan pertanian serta reforma agraria dalam bentuk sertifikasi lahan dan perhutanan sosial. Masih banyak daftar program lainnya yang semuanya itu menggerakkan ekonomi pedesaan,” tegas Raya.

Komitmen dan konsistensi Jokowi tersebut lanjut Raya, mendorong PERMADAS untuk mengusulkan presiden ketujuh Indonesia itu sebagai bapak pembangunan desa.

“Bukan bermaksud mengkultuskan, tapi sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari warga desa, kami rasa tidak berlebihan jika Pak Jokowi layak disebut bapak pembangunan desa,” pungkas Raya.(*)


DomaiNesia

Berita Terkait