Home » Pipa ATB Jebol, Ruslan: Bisa Kerja Ngak? Masyarakat Jadi Korban

Pipa ATB Jebol, Ruslan: Bisa Kerja Ngak? Masyarakat Jadi Korban

IDNNews.id, Batam – Terganggunya suplai air bersih ke pelanggan oleh akibat jebolnya pipa dcip DN 400 PT Adhya Tirta Batam (ATB), oleh karena pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nasional di Simpang Kepri Mall, Batam, membuat geram Anggota DPRD Kepulauan Riau, Ruslan Kasbulatov.

Saat dihubungi IDNNews.id, Kamis (1/11), Ruslan meminta kepada Pemerintah khususnya kontraktor yang ditugasi dalam pengerjaan, kiranya tidak asal kerja.

Melainkan harus berkoordinasi dan memahami seluk beluk lokasi yang akan dikerjakan terlebih dahulu, sehingga tidak membuat konsumen atau pelanggan air di Batam menjadi korban.

“Saya minta Pemerintah, khususnya Kontraktor yang ditunjuk untuk tidak asal-asalan dalam bekerja. Tapi harus mengedepankan profesionalisme,” jelas Ruslan.

Baca Juga  Greysia/Apriyani Juara Yonex Thailand Open 2021

Mengingat, hajat hidup masyarakat jadi terganggu oleh pekerjaan yang tidak profesional tersebut.

“Jangan mentang-mentang proyek pemerintah kalian seenak-enaknya saja bekerja. Pikirkan juga masyarakat yang jadi korban. Apapun alasannya, ini sudah dua kali seperti itu (pipa air rusak). Bisa kerja ngak?,” tegas Ruslan dengan nada tinggi.

Anggota DPRD Kepulauan Riau, Ruslan Kasbulatov.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, untuk kedua kalinya, pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nasional di Simpang Kepri Mall, Batam membuat aliran air bersih PT Adhya Tirta Batam (ATB) ke pelanggan menjadi terganggu.

Hal ini disebabkan, pekerjaan oleh PU Nasional yang merusak pipa distribusi ATB berukuran dcip DN 400 pada Kamis(1/11) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Dan membuat pelanggan ATB yang berada di kawasan Rosedale, Central Sukajadi, Perum Sukajadi, Kembang Sari, Orchid Park, Orchid Bisnis Center, Polresta Barelang, Baloi Ditpam, Baloi Polisi, Center View, Palm Spring dan sekitarnya, mengalami suplai air mengecil hingga tak mengalir.

Baca Juga  Greysia/Apriyani Juara Yonex Thailand Open 2021

“Saya sangat kecewa sekali akan kinerja dari Dinas Pekerjaan Umum Nasional ini. Mengingat ini merupakan kali keduanya pipa kita bocor oleh pekerjaan mereka,” kata Head of Corporate Secretary ATB Maria Y Jacobus saat dihubungi IDNNews.id.

Ia juga mengatakan, akibat dampak dari kebocoran pipa tersebut setidaknya membuat 60 ribu pelanggan air bersih ATB menjadi korban.

“60 ribu pelanggan ATB pastinya sangat kecewa akan dampak kebocoran yang dilakukan oleh pihak ke tiga (PU Nasional) ini,” jelasnya.

Maria pun berharap dikemudian hari, Dinas Pekerjaan Umum Nasional bisa lebih profresional lagi dalam melakukan aktifitasnya, sehingga tidak membuat pelanggan air bersih ATB kecewa.

“Kami (ATB) akan segera mengirim surat keberatan terkait masalah ini ke kementerian PUPR,” jelasnya.

Baca Juga  Greysia/Apriyani Juara Yonex Thailand Open 2021

Sebelumnya, pada Senin (22/10), Pipa distribusi utama PT Adhya Tirta Batam (ATB) dan 600 mm mengalami kebocoran di Simpang Kepri Mall.

Akibatnya, air dari pipa menyembur dengan kencang. Walhasil sejumlah pengendara yang kebetulan melintas melambatkan kendaraan untuk sekedar melihat ‘air mancur’ dadakan dari lokasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, ATB tengah fokus untuk memperbaiki kerusakan pipa agar pelanggan bisa dapat segera menikmati suplai air kembali. (Iman)


DomaiNesia