Home » Polda Kepri Amankan Pelaku Tindak Pidana Pornografi dan ITE

Polda Kepri Amankan Pelaku Tindak Pidana Pornografi dan ITE

IDNNews.id, Batam – Aparat Kepolisian dari Polda Kepri mengamankan seorang pria berinisial SF (29) atas tindak pidana Pornografi dan ITE.

SF diamankan Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri setelah menyebar foto dan video porno melalui medias sosial.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Imran, SH., didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Dhani Catra Nugraha, SH, S.Ik., MH. mengatakan bahwa kronologis kejadian berawal pada Rabu (21/4/2021) siang, tersangka menghubungi korban DS melalui whatsapp agar korban segera menemui tersangka di Simpang Melcem Batu Ampar, sambil mengancam korban apabila tidak datang maka video porno dan foto – foto bugil korban akan disebarkan ke teman-temannya.

Baca Juga  Sembunyikan Sabu 18,3 Gram di Tas, Pemudik Ini Diamankan Bea Cukai Batam

“Berhubung saat itu sedang hujan deras, maka korban menunggu hujan reda dan langsung menemui tersangka di Simpang Melcem Batu Ampar beberapa jam setelahnya. Sekira pukul 16.00 WIB, korban diberitahu oleh Saksi N bahwa ia telah menerima foto – foto bugil korban melalui pesan messenger facebook,” jelasnya.

Kemudian sekira pukul 18.00 WIB, korban diberitahu juga oleh Saksi Ely bahwa ia juga telah menerima dan mengetahui foto – foto bugil korban.

Dari hasil penyelidikan, sejak Maret 2021, tersangka sering mengancam korban akan menyebarkan video porno dan foto – foto bugil korban kepada keluarga dan teman – teman korban, apabila korban tidak menuruti kemauan tersangka.

Baca Juga  Jadi Green Hospital, Ini Yang Dilakukan RSBP Batam

Diantaranya tersangka juga meminta uang kepada korban sebesar Rp. 50 Juta. Namun karena korban tidak menyanggupinya, maka korban mentransfer uang sebesar Rp. 2 Juta setiap bulan.

“Padahal sejak berpacaran, kartu atm milik korban sudah dikuasai oleh tersangka selama kurang lebih 4 tahun,” jelasnya.

Barang Bukti yang diamankan adalah 1 (satu) unit handphone android merk realme c3 model rmx1941, 1 bundel print out percakapan di media sosial berisi foto-foto bugil korban yang telah disebarluaskan dan 1 ATM BNI atas nama tersangka.

Modus operandinya adalah tersangka tidak terima akan diputus oleh pacarnya, dan mengancam korban untuk memberikan uang Rp50 juta jika tidak mau disebarluaskan foto bugilnya.

Baca Juga  Libur Lebaran, Saatnya ke di HARRIS Resort Barelang. 'Banyak Promo Loh'

“Karena tidak diberikan tersangka kemudian menyebarluaskan foto bugil korban kepada para teman korban melalui media sosial,” Tutupnya.

Pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak 6 milyar rupiah. (Iman)


DomaiNesia