Home » Polda Kepri Gagalkan Aksi Penyelundupan PMI Ilegal ke Malaysia

Polda Kepri Gagalkan Aksi Penyelundupan PMI Ilegal ke Malaysia

IDNNews.id, Batam – Berbekal adanya informasi yang disampaikan warga terkait adanya pengiriman Pekerja Migran Ilegal (PMI) dari Batam ke luar negeri, langsung direspon aparat kepolisian dari Polda Kepri.

Dan pada Sabtu (16/8/2019) sore, tim Reskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan dan diketahui adanya lokasi penampungan 7 perempuan yang akan dipekerjakan di Malaysia sebagai PMI Ilegal di sebuah rumah milik pelaku yang beralamat di Perum Bambu Kuning, Sagulung, Batam.

“Dari hasil temuan tersebut, tim pun langsung melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut. Dan ditemukan adanya dokumen-dokumen para korban, berupa surat keterangan pengganti KTP dan beberapa buku paspor milik PMI Ilegal yang dititpkan kepada pelaku,” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga.

Setelah mengamankan korban di rumah pelaku, tambahnya, tim pun melakukan pencarian serta penangkapan terhadap pelaku. Dan didapati pelaku tengah berada di kawasn Sei Panas. Dan diduga akan melarikan diri dari Batam.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan beberapa alat bukti. Berupa 7 lembar boarding pass lion lion air, 2 handphone milik pelaku, 5 kunci rumah milik pelaku dan 3 lembar surat keterangan milik korban.

“Kita juga temukan, 2 lembar fotocopy Kartu Keluarga milik korban, 6 buku passport dan 6 KTP milik korban. Akibat perbuatannya, tersangka kita kenai Pasal 81 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017, tentang perlindungan pekerja migran indonesia diluar negeri, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun penjara dan denda
senilai Rp.15 Miliar,” jelasnya. (iman)

Baca Juga  Telkomsel Siap Layani Pelanggan di Naru. 'Diprediksi Alami Peningkatan hingga 15 Persen'

DomaiNesia

Berita Terkait