Home ยป Polresta Barelang Bakal Datangkan Ahli Kejiwaan untuk Terduga Penculikan Anak di Botania

Polresta Barelang Bakal Datangkan Ahli Kejiwaan untuk Terduga Penculikan Anak di Botania

IDNNews.id, Batam – Seorang wanita diamankan warga yang diduga sebagai pelaku penculikan anak yang terjadi di kawasan perumahan Botania, Sabtu (3/11) siang.

Pelaku yang saat diamankan mengenakan kaus berwarna merah tersebut, saat ini sudha diamankan aparat kepolisian dari Polsek Batam Kota.

Petugas kepolisian pun masih mendalami duga yang dilakukan oleh wanita tersebut.

“Kita masih mendalami dam melakukan interogasi terduga pelaku penculikan ini,” kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus

Ia juga mengatakan, perempuan yang berusia sekira 30 tahunan itu diketahui berinisial LH. Dan saat dilakukan pemeriksaan, L selalu memberikan keterangan yang tak menentu.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengky saat jumpa pers dengan awak media di Polsek Batam Kota, Minggu (4/11) pagi menjelaskan, LH diketahui tiba di Batam dari Jakarta pada 29 Oktober.

Baca Juga  Sembunyikan Sabu 18,3 Gram di Tas, Pemudik Ini Diamankan Bea Cukai Batam

Namun pada Jumat(2/11), yang bersangkutan terlihat berada di area Bandara Hang Nadim Batam.
“karena dari gelagat yang bersangkutan seperti mengalami gangguan kejiwaan dan sudah mulai melakukan keonaran, maka yang bersangkutan dibawa oleh saksi W ke Pasar Botani,” jelasnya.

Kemudian, pada Sabtu(3/11), di Ruko Botania Garden blok F diduga LH mencoba melakukan penculikan terhadap seorang anak berinisial ZK.

“Diduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan, namun kami masih mendalami terhadap saksi-saksi dan keluarga yang sudah kita dapatkan identitas keluarga yang ada di Cianjur. Dan saat ini tersangka belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya.

Ketika disinggung apakah pihak kepolisian akan mendatangkan dokter ahli kejiwaan untuk melakukan pemeriksaan awal, Hengky membenarkan hal tersebut.

Baca Juga  Yamaha XSR 155 Matte Green, Penuhi Lifestyle Berkendara Wanderlust Nature

“Kasus ini masih dalam tahap pemeriksaan dan kita akan mendatangkan ahli kejiwaan maupun psikolog untuk pemeriksaan lebihg lanjut,” jelasnya. (Iman)


DomaiNesia