Home » Ratusan Gamers PUBG ‘Tumpah Ruah’ di One Junceng Kompetisi PUBG

Ratusan Gamers PUBG ‘Tumpah Ruah’ di One Junceng Kompetisi PUBG

IDNNews.id, Batam – Selama dua hari, Sabtu-Minggu (30-31/3/2019), ratusan gamers ‘tumpah ruah’ di Mall Botania 2, Batam centre. Mereka saling “kill”. Begitulah suasana di salah satu map atau arena tanding Players Unknowns Battle Grounds (PUBG) mobile yang diselenggarakan oleh creative event OneJunceng akhir. 

Penonton pun riuh. Terbawa suasana saat squad atau tim jagoan mereka tampil live di channel youtube di layar kaca LED. Tak kalah seru juga, aksi player di meja tandingnya.

Lengkap dengan peralatan “perang” yaitu cas-an dan power bank sebagai penyambung ‘nyawa’ si smartphone, serta bedak yang dipakai untuk pelicin jari di layar HP nya.

Dari sekian squad yang berlaga di tiga map hingga babak penyisihan, tim dari LolylyPOP dan Frank JR berhasil meraih Kings Map of Erangel dan Better Luck Next Time. 

BACA: Wako Rudi Perankan Sultan Abdul Rahman Muazam Syah I di Pembukaan STQ 2019

Sementara Kings Map of Miramar diraih Shadow Of Death dan Better Luck Next Time oleh Lolylypop. Kemudian Kings Map of Sanhok oleh Saviour dan Better Luck Next Time oleh Lolylypop. 

Baca Juga  LIVE: Presiden Jokowi Lantik Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Pemenang Pilkada

Para penghobi olahraga digital alias eSport  ini, memperebutkan total hadiah hingga puluhan juta rupiah. Squad Lolylypop lah yang menguasai tiga map tersebut.

Promotion Event OneJunceng, Icank menyebutkan kegiatan ini sengaja digelar mengingat saat ini eSport sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam event resmi baik skala lokal, nasional hingga internasional.  

Hal ini terlihat dari antusias peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari luar negeri, Thailand dan Singapura dan beberapa daerah di Indonesia seperti Kepri, Medan, Palembang dan daerah lainnya.

“Player kita tidak saja didominasi muda-mudi tapi ada juga yang berusia diatas 35 tahun dan tergabung dalam beberapa squad,” ulas Icank dalam rilisnya usai kegiatan.

Tujuan pihaknya menyukseskan event ini diantaranya menyalurkan hobi para gamers serta menjaring bibit-bibit gamers di Kepri, khususnya Batam.

Baca Juga  Yuk Intip, Kamar 'Sultan' di Best Western Premier Panbil Seharga Rp12 Juta per Malam

BACA: Parkir Sembarangan, Dishub Batam Derek Toyota Agya di Batam Center

“Kita berusaha merubah stigma negatif bermain game ini dengan kegiatan positif. Karena mereka (Gamers) ini adalah atlit eSport yang tak tutup kemungkinan bisa mewakili Kepri khususnya Batam diajang Asian Games mendatang,” harapnya. 

Icank menyebut, eSport banyak manfaatnya semisal melatih kekompakan dan kerjasama tim. Selain itu, ini juga bisa jadi profesi karena banyak juga gamers yang tiap bulan berpenghasilan hingga puluhan juta dari channel youtube mereka. “Untuk itu, tunggu event kita selanjutnya,” tutup Icank.

Acara terselenggara berkat kerjasama dengan First Media, sponsor jaringan internet dan media partner lainnya. Sejumlah peserta pun mengakui, kegiatan ini sangat positif dan berharap bisa digelar secara rutin.

“OneJunceng Tournament PUBG ini even bagus dan keren. Squad yang ikut pun banyak dan mayoritas professional. Kalau sering diadakan pasti lebih bagus,” ucap Ivon, salah satu player. 

BACA: Ini Agenda Wakil Presiden Jusuf Kalla di Batam

Diramaikan Cosplayer

Selain event game untuk pertama kalinya, lokasi atrium Mall MB2 Batamcentre dua hari itu benar-benar “disulap” jadi arena perang dengan latar mural serta penampilan cosplayer dari berbagai komunitas.

Baca Juga  Berbagi Kiat Sukses, ATB Beri Bimbingan ke Adhya Tirta Sriwijaya Palembang

Selain lomba kostum cosplayer, pengunjung juga terhibur dengan penampilan DJ Odieng. 

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disparbud) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, eSport ini adalah salah satu produk kreatif Badan Ekonomi Kreatif (BEF) dari 16 bidang lainnya.

Ardi menyebut, produk ekonomi kreatif itu harusnya menghasilkan atau menjadi nilai uang. “Untuk itu kita mendorong anak-anak millenial memanfaatkan ini,” ujar Ardi.

Ardi yakin, ke depan eSport akan menjadi  pilihan profesi terutama untuk millenial Batam. Pihaknya mendorong, agar masyarakat bisa memanfaatkan perkembangan zaman dengan Informasi Teknologi (IT) kini.

“Ini (eSport) sangat kita dukung dan menjadi tugas pokok dan perhatian kita,” tegas mantan Kabag Humas Pemko Batam yang membuka dan menutup event OneJunceng. (*)


DomaiNesia