Home ยป Reses di Sagulung, Utusan Sarumaha ‘Kebajiran’ Keluhan Warga

Reses di Sagulung, Utusan Sarumaha ‘Kebajiran’ Keluhan Warga

Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha
Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha

IDNNews.id, Batam – Sebagai bentuk menyerap aspirasi masyarakat, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam turun ke masyarakat. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk reses tersebut, membuat puluhan Anggota Dewan Batam bertemu secara langsung dan menyerap berbagai keluhan.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Utusan Sarumaha, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam. Politisi Partai Hanura ini pun menggelar pertemuan dengan sejumlah warga di daerah pemilihannya (Dapil) IV Batam di Sagulung.

“Banyak keluhan yang disampaikan oleh warga terkait berbagai hal saat kami reses kemarin. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda,” kata Utusan Sarumaha saat ditemui IDNNews.id, Rabu (4/12/2019) pagi.

Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha
Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha

Diantaranya, tambahnya, pembangunan fisik yang terdiri pembangunan drainase yang saat ini di kavling Seroja yang sudah lama diminta oleh warga. Dan terbukti, beberapa hari laut saat hujan deras wilayah di sana mengalami kebanjiran.

Selanjutnya, warga juga meminta adanya pembersihan dan normalisasi aliran sungai yang sebelumnya mengalami sumbatan.

Kemudian, adanya permintaan penerangan lampu jalan di daerah Dapur 12 Sagulung. Khususnya daeah-daersh yang masih gelap dan menimbulkan kereesahan oleh adanya remaja yang berkumpul dan diduga melakukan hal-hal yang mengkhawatirkan.

“Dan untuk menghindari itu, warga meminta adanya lampu penerangan jalan yang maksimal di malam hari,” terangnya lagi.

Selanjutnya, pembangunan, semenisasi, fasilitas umum berupa sarana olahraga hingga posyandu. Mengingat, hingga saat ini belum ada di lokasi tersebut.

Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha
Anggota Komisi 1 DPRD Batam Utusan Sarumaha

Di bidang pendidikan, juga dikeluhkan warga khususnya ruang kelas baru (RKB). Mengingat , SMP 27 saat ini jumlah pelajarnya terbilang sangat padat.

Sehingga orangtua meminta adanya penambahan RKB. Atau paling tidak, bisa ditingkatkan ke atas. Sehingga anak-anak mereka bisa tertampung .

“Dan ini semua, akan kami perjuangkan dan direalisasikan. Tentunya kita akan perjuangkan di 2021, untuk membicarakan dan membahas ini semua. Sehingga nantinya anggaran di 2021 tidak hanya fokus di pembangunan fisik saja, akan tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM generasi bangsa,” terangnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait