Home ยป Resmikan Puskesmas Baloi Permai, Wako Rudi Pastikan Komitmen Peningkatan Layanan Kesehatan

Resmikan Puskesmas Baloi Permai, Wako Rudi Pastikan Komitmen Peningkatan Layanan Kesehatan

IDNNews.id, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meresmikan langsung gedung baru UPT Puskesmas Baloi Permai, Batam Center.

Rudi sebelumnya juga meresmikan langsung gedung baru UPT Puskesmas Tanjungsengkuang, Batuampar. Dengan selesainya revitalisasi dua Puskesmas tersebut, pelayanan kesehatan diharapkan lebih baik.

Dalam sambutannya Rudi menjelaskan bahwa revitalisasi gedung UPT Puskesmas Baloi Permai adalah salah satu komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena itu saya pesan, dengan adanya gedung baru ini layanan kesehatan kepada masyarakat juga harus ditingkatkan,” kata Rudi, Senin (25/1/2021).

Rudi juga berpesan agar disekitar area Puskesmas segera dihijaukan kembali dengan berbagai macam tanaman. Sehingga saat masyarakat datang ke Puskesmas bisa nyaman.

Baca Juga  Atasi Kebakaran Hutan, Komisi III DPRD Kepri Apresiasi Kinerja Tim Gabungan

Pihaknya juga meminta kepada Disperkimtam untuk membantu agar tanaman yang ditanam bisa cepat besar. Rudi menargetkan dalam enam bulan ke depan sudah ada pohon yang hidup.

“Saya ke sini lagi harus sudah tumbuh, jadi ketika masyarakat datang berobat bisa nyaman dan segera sembuh kalau udara dan lingkungan sekitar Puskesmas ini sehat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rudi juga menitipkan pesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Karena itu kepada bapak dan ibu saya harapkan agar tidak lelah untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan gedung baru UPT Puskesmas Baloi Permai, Batam Center terletak tidak jauh dari Lapangan Bola Legenda Malaka.

Baca Juga  APINDO Batam : Bakal Ada Rebound di Pertumbuhan Ekonomi Kepri

“Gedung lama kan di dalam komplek perumahan Legenda Malakanya, karena sudah tidak representatif maka dilakukan relokasi,” kata Didi.

Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020, sekitar Rp7 miliar. Dengan prototype dari Kemenkes.

“Artinya untuk desainya kita tidak bisa merubah, semua dari Kemenkes,” katanya. (Iman)


DomaiNesia