Home » Respon ‘Tantangan’ Kadin Kepri, Tiga Bakal Calon Ini Bakal Tandatangani Kontrak Politik

Respon ‘Tantangan’ Kadin Kepri, Tiga Bakal Calon Ini Bakal Tandatangani Kontrak Politik

Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana

IDNNews.id, Batam – Menjawab ‘tantangan’ yang diberikan oleh Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau (Kadin Kepri) terkait membangkitkan kondisi ekonomi Kepri diatas rata-rata, tiga bakal calon kepala daerah yang akan ‘bertarung’ dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, diketahui bakal menandatangani kontrak politik.

Ketiga bakal calon tersebut antara lain, Lukita Dinarsyah Tuwo yang merupakan mantan Kepala BP Batam, Isdianto yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas Gubernur Kepri dan Ismeth Abdullah mantan Gubernur Kepri dan Kepala BP Batam periode lalu.

“Benar ada tiga bakal calon yang sudah menghubungi kami dan menyatakan kesiapannya untuk menandatangani kontrak politik dengan Kadin Kepri,” jelas Kadin Kepri Akhmad Maruf Maulana saat dihubungi IDNNews.id, Rabu (23/10/2019).

Khusus Lukita, tambahnya, ia menyampaikan bahwa jika pada periode pertama kepemimpinannya ekonomi tidak mampu tumbuh 7 persen, maka tidak akan mencalonkan diri lagi pada periode berikutnya.

Selain membuat kontrak politik, Kadin Kepri juga menantang para pasangan calon kepala daerah untuk mengikuti debat kandidat khusus masalah ekonomi Kepri dan Batam.

Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana
Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana

“Kami mengangkat tema soal ekonomi karena kami ingin mencari figur yang punya visi misi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, investasi dan sektor perekonomian lainnya agar ekonomi kita bisa tumbuh di atas rata-rata 7 persen,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kondisi perekonomian Batam dan Kepri yang masih ‘bertengger’ dikisaran 4 persen, menjadi perhatian sejumlah pihak.

Mengingat, peningkatan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata dipastikan akan mendorong tingkat kesejahteraan dari masyarakat di Batam dan Kepri.

Untuk itu, Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana ‘menantang’ para calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, kiranya memiliki visi dan misi untuk membangun dan mengembangkan Batam menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Baca Juga  Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, BP Batam Hadirkan Ustadz Derry Sulaiman

Bahkan, Kadin Kepri mengaku siap untuk membuat kontrak politik dengan calon Kepala Daerah di Batam dan Kepri.

“Kepri khususnya Batam saat ini membutuhkan pemimpin yang visioner dan mampu membangun perekonomian Batam. Sekali lagi saya tegaskan, kita butuh pemimpin yang realita bukan hanya sekadar ‘kosmetik’ untuk menghiasi Pilkada. Dimana fakta yang ada, pertumbuhan ekonomi Batam Provinsi Kepri belum mencapai angka 7 persem. Oleh karena itu, kita mencari pemimpin yang bisa membuat pertumbuhan ekonomi kita meningkat,” ungkap Maruf, Senin (21/10/2019).

Sebagaimana diketahui, Batam sebagai kawasan strategis berada di jalur perdagangan dunia dan salah satu kawasan industri yang menarik di ASEAN. Dan kondisi ini, harusnya bisa mengambil momentum perang dagang antara Amerika dan China. 

Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana
Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana

Setidaknya, bisa mendapatkan limpahan industri atau perusahaan dari dampak perang dagang ini. “Tidak perlu banyak, cukup tiga atau empat industri sudah lumayan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pembangunan infrastruktur tidaklah cukup bila perekonomian Batam dan Kepri masih rendah.

“Buat apa membangun infrastruktur, kalau ekonomi daerah saja, tidak tumbuh dan industri-industri yang ada tidak berkembang,” ujarnya.

Kadin Kepri pun mangaku sangat realistis menjelang Pilkada Serentak 2020. Untuk itu, Kadin Kepri menantang para figur atau calon yang akan ikut dalam pilkada Batam dan Kepri bisa membuat kontrak politik untuk meningkatka pertumbuhan ekonomi Batam, Provinsi Kepri.

“Kami tantang para calon walikota dan wakil Walikota Batam 2020 untuk menandatangani kontrak politik dengan Kadin. Kami siapkan formulir dan kontrak politiknya. Kami siap menerima kehadiran para calon di Kantor Kadin Kepri,” ungkapnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait