Home ยป Sapi Seberat 1 Ton 50 Kg Jadi Hewan Kurban Terberat di BP Batam

Sapi Seberat 1 Ton 50 Kg Jadi Hewan Kurban Terberat di BP Batam

IDNNews.id, Batam – Momen Idul Adha 2019 ini, kiranya dimanfaatkan betul-betul oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kota Batam.

Hal ini terlihat dari jumlah penerima daging kurban yang diserahkan untuk masyarakat Batam yang jumlahnya mencapai ribuan besek (kotak dalam bentuk anyaman kayu).

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar saat ditemui IDNNews.id, Selasa (13/8/2019) pagi mengatakan pada momen tersebut, BP Batam menyembelih 7 ekor hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi Bali, 2 ekor sapi Limousin dan 3 ekor ambing.

“Dari 2 ekor sapi Limousin ini, ada 1 ekor sapi yang memiliki bobot asing berat. yakni mencapai 1 ton 50 kilogram (Kg). Sementara yang lainnya rata-rata 400 hingga 600 kg,” jelas Dendi.

dan untuk tahun ini, tambahnya, prosesi penyembelihan hewan KURBAN sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana kali ini, semua prosesinya dilakukan langsung di halaman kantor BP Batam.

“Sebelumnya kita sumbangkan ke Masjid Raya, dan ini pertama kali diadakan di BP Batam,” tambahnya.

Dan keunikan lainnya adalah, saat menyerahkan daging kurban untuk masyarakat yang membutuhkan tidak menggunakan kantong plastik. Akan tetapi dikemas dalam kotak besek atau kotak berbentuk anyaman bambu.

“Kita nggak pakai plastik, tapi pakai besek. Sehingga lebih ramah lingkungan. Dan ini semua akan kita serahkan langsung saudara-saudara kita yang membutuhkan di Batam. Kita antar langsung dan tidak ada antrean,” Jelasnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengaku momen Idul Adha ini kiranya menjadi sebuah langkah dalam ‘memetik’ hikmah dan menjadikan momentum ini sebagai introspeksi diri, sehingga bisa meneladani sikap yang dilaksanakan Nabi Ibrahim dalam berkurban.

Baca Juga  Enam Orang Terluka Akibat Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan

Menurut dia, keikhlasan dan kepatuhan terhadap perintah Allah SWT merupakan ketakwaan Nabi Ibrahim. Dalam hal ini, Nabi Ibrahim begitu ikhlas mengurbankan anak yang sangat ditunggu-tunggu dan dicintainya.

Karena keikhlasan Nabi Ibrahim, Allah menggantikan anaknya berupa hewan ternak untuk dikurbankan.

“Keikhlasan dan ketakwaan itu menjadi modal penting untuk menjadi pelajaran bersama. Oleh karena itu, mari jadikan juga Idul Adha sebagai semangat berbagi dan peduli terhadap sesama. Semoga kita semua mendapatkan berkah dan pahala. Dan apa yang telah kita lakukan dapat memberikan sedikit kebahagian bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait