Home » Selama Desember 2020 Kepri Alami Inflasi hingga 1,04 Persen

Selama Desember 2020 Kepri Alami Inflasi hingga 1,04 Persen

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

IDNNews.id, Batam – Desember 2020, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepulauan Riau (Kepri) secara bulanan mengalami inflasi 1,04% (mtm), atau meningkat dibandingkan November 2020 yang mengalami inflasi sebesar 0,35% (mtm).

M. Arif Kurniawan, Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau dalam keterangan resminya mengatakan bahwa komoditas utama penyumbang inflasi pada Desember 2020 adalah tarif angkutan udara, cabai merah dan bawang merah.

Sementara itu, IHK Nasional tercatat mengalami inflasi 0,45% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,28% (mtm).

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

Sejalan dengan hal tersebut, secara tahunan Kepri mengalami inflasi sebesar 1,18% (yoy), meningkat dibandingkan November 2020 yang mengalami inflasi sebesar 0,79% (yoy).

Baca Juga  Rekonstruksi Pembunuhan Janda di Tanjungpinang, Ada 36 Adegan Diperagakan

“Dengan demikian, pada Desember 2020 inflasi Kepri secara tahunan masih lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 1,68% (yoy) dan berada di bawah kisaran sasaran inflasi tahun 2020 sebesar 3 ± 1% (yoy),” jelasnya.

Inflasi di Kepri pada Desember 2020 bersumber dari peningkatan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok transportasi.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 2,67% (mtm) utamanya didorong oleh peningkatan harga cabai merah, bawang merah dan telur ayam ras.

Peningkatan harga cabai merah disebabkan oleh penurunan pasokan seiring dengan berakhirnya musim panen pada wilayah sentra produsen.

Sementara itu, peningkatan harga bawang merah terjadi sejalan dengan masih terbatasnya pasokan di tengah musim tanam yang masih berlangsung serta tingginya curah hujan yang mengganggu pasokan di wilayah sentra produsen.

Baca Juga  Meski Sudah Divaksinasi, Masih Bisa Terpapar Covid-19. Ini Penjelasannya

Adapun kenaikan harga telur ayam ras didorong oleh keterbatasan pasokan sebagai dampak lanjutan dari pemberlakuan kebijakan pengendalian produksi Day Old Chick (DOC) melalui pengurangan jumlah Hatching Egg (HE) oleh pemerintah.

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

“Inflasi Kepri pada Desember 2020 juga turut dipengaruhi oleh inflasi harga pada kelompok transportasi sebesar 2,29% (mtm), terutama didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara seiring dengan peningkatan permintaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 1,05% (mtm) dan 0,98% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan Kota Batam mengalami inflasi sebesar 1,12% (yoy) dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 1,66% (yoy).

Baca Juga  Dukung UMKM Perluas Pangsa Pasar, Telkomsel dan Gojek Integrasikan Layanan Iklan Digital

Adapun komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Batam adalah tarif angkutan udara, cabai merah, dan bawang merah, sementara komoditas penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang adalah cabai merah, tarif angkutan udara, dan cabai rawit. (***/iman)


DomaiNesia