Home » Sesmenko Perekonomian: Aset BP Batam Akan Dikembangkan Menjadi Unit Bisnis Berkualitas dan Berteknologi

Sesmenko Perekonomian: Aset BP Batam Akan Dikembangkan Menjadi Unit Bisnis Berkualitas dan Berteknologi

IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.

IDNNews.id, Batam – Susiwijono, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan akan membuat sebuah terobosan terbaru guna menghasilkan sebuah konsep baru dari Batam kedepan yang lebih baik lagi.

Hal tersebut diungkapkanya disela-sela kunjungan ke beberapa aset-aset Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Sabtu (15/6/2019) lalu. Dari hasil kunjungan tersebut, Susiwijono yang ditemani Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan beberapa pejabat di lingkungan BP Batam ini, menghasilkan sebuah kesimpulan.

Di antarnya akan mengembangkan sejumlah asset-asset yang dianggap berpotensi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan zaman saat ini.

 IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.
IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.

“Dan kedepannya kita harus memikirkan pengembangan aset yang ada ini, disesuikan dengan kebutuhan dan tuntutan kita semuanya. Dimana saat ini, kita sedang merencanakan pengembengan pengelolaan aset menjadi unit-unit bisnis yang mandiri,” jelas Susiwijono.

Salah satunya, tambahnya, pengembangan Rumah Sakit BP Batam yang akan dikembangkan menjadi sebuah usaha bisnis yang rmenarik di mata dunia maupun domestik.

“RSBP Batam ini, akan kita kembangkan menjadi semacam kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Medical Service. Dan kita juga sudah tinjau berbagai fasilitasnya bersama. Dan akan kita laporkan dan paparkan konsepnya seperti apa nanti dihadapan Pak Menko Perekonomian,” jelasnya.

Selain itu, Susiwijono juga melihat prospek pengembangan dari Pelabuhan Batu Ampar yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah pelabuhan andalah di Batam yang memiliki konsep Internasional Logistik ke depannya.

IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.
IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.

“Konsep pelabuhan internasional logistik ini, akan dibangun dan dikembangkan dengan skala yang modern,” jelasnya.

Dan pada prinsipinya, tegasnya lagi, semua pengembangan ini adalah ingin memberdayakan semua aset BP Batam ini yang akan dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang mandiri.

“Sehingga akan kita siapkan konsepnya secara matang, dan mudah-mudahan kedepan beberapa unit bisnis yang sebelumnya cost center, akan menjadi sesuatu hal yang berguna dan bertambah bagi pemasukan. Sehingga jika dikeleola secara profesional, semua potensi yang ada di Batam akan digali dengan maksimal demi Kota Batam yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga  BPS Batam: Data jadi Sumber Paling Penting Saat Ini

Sementara itu, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengatakan pengembangan aset BP Batam tersebut terbilang disengaja guna dan merupakan salah satu cara mengembangkan dan memajukan Batam dari ‘ragam’ investasi yang menarik.

Selain mengembangkan sektor destinasi wisata, BP Batam juga sudah mulai ‘getol’ membuat terobosan menarik dalam bentuk mengembangkan destinasi wisata. Salah satunya adalah destinasi kesehatan.

IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.
IDNNews.id/Istimewa/Tatang. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono bersama Kepala BP Batam Edy Putra Irawady dan pejabat di BP Batam melakukan peninjauan aset-aset BP Batam yang ada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, RSBP hingga Asramah Haji bersama tim teknis dan Dewan Kawasan.

“Sesuai hasil Asset Trip ini, kita akan banyak mengembangkan destinasi wisata,” jelas Kepala BP Batam Edy Putra Irawady saat dihubungi IDNNews.id, Selasa (19/6/2019).

Dan ini semua, tambahnya, sesuai dengan program kerja. Salah satunya adalah membenahi rumah sakit yang ada di Batam untuk menjadi salah satu tujuan Internasional. Serta akan membuat klinik-klinik agar pengembangan wisata kesehatan bisa dilakukan.

“Jadi kita akan buat klinik yang dikembangkan oleh investasi asing. Seperti dari Australi, Singapura, Korea hingga Indonesia sendiri. Nanti akan ada laboratorium dan sebagainya. Contohnya, jika ada yang mau buat bayi tabung. Dan ini bisa dilakukan di Batam. Dan terbilang lebih terjangkau namun berkualitas dan ditangani oleh profesional,” jelasnya.

Jadi wisatawan mancanegara maupun nusantara yang datang ke Batam, tidak hanya mencari destinasi wisata saja. Akan tetapi juga akan dikemas dalam wisata kesehatan yang berkualitas dan profesional.

Berikut Videonya;


DomaiNesia

Berita Terkait