Home » Sesmenko Perekonomian Optimis Batam Masih Menjadi ‘Surga’ Investasi

Sesmenko Perekonomian Optimis Batam Masih Menjadi ‘Surga’ Investasi

Gedung BP Batam

IDNNews.id, Batam – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menegaskan penetapan jabatan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang dijabat secara Ex-officio oleh Wali Kota Batam, lebih ditujukan untuk memudahkan koordinasi dalam pengelolaan dan pengembangan Batam yang lebih efisien.

“Dimana sesuai dengan aturan yang ada, selama ini ada area-area yang menjadi kewenangan BP Batam, dan area lain yang menjadi kewenangaan Pemerintah Kota Batam yang saling terkait dalam pengembangan Batam,” jelas Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (14/2/2019).

Baca juga : Wali Kota Batam: Hak Kelola Wilayah Teluk Tering Ada di Pemerintah Daerah bukan di BP Batam

Konsepnya adalah dengan menyatukan pimpinannya, tambahnya, namun BP Batam dan Pemerintah Kota Batam masih tetap ada untuk menjalankan berbagai layanan publik sesuai ketentuan yang ada.

Baca Juga  Dukung Efisiensi UMKM, PGN Layani Produsen Roti di Dumai

Jadi, tidak ada kepentingan politik apapun, yang ada adalah agar koordinasinya lebih efisien. Sehingga bisa meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan utama investasi.

Perlu diketahui bahwa lembaga tertinggi dalam pengelolaan Batam adalah Dewan Kawasan (DK) Batam yang diketuai Menko Perekonomian dengan para Menteri terkait, yang tugasnya menetapkan semua kebijakan, menetapkan Kepala dan mengawasi BP Batam.

Baca juga : Pojok Opini: Ada Banyak Isu dan Faktor. Kemana Isu Dualisme Batam Berlabuh (Seri 2)

Begitu juga status BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU), sehingga kebijakan pengelolaan keuangannya berada di bawah Menteri Keuangan, yang harus mengikuti standar dan aturan BLU yang sangat ketat.

Gedung BP Batam

“Kalau ada kekhawatiran adanya kepentingan politik atau kepentingan yg lain, perlu diyakinkan bahwa tata kelola (governance) pelaksanaan kegiatan di BP Batam sudah ditetapkan secara jelas dan transparan. Sesuai NSPK dan tata kelola yang baik, sehingga semua keputusan akan sangat bisa dipertanggung jawabkan,” jelasnya Susiwijono.

Baca Juga  Respon Frank Lampard Setelah Dipecat Chelsea

Baca juga : POJOK OPINI: Kemana Isu Dualisme Batam Berlabuh, Ada Unsur Pelemahan di Dualisme Batam? (3-habis)

Sementara itu, semua kewenangan dan tanggungjawab Kepala BP Batam yang akan dijabat ex-officio Wali Kota, akan diatur dan ditetapkan secara jelas dan tegas di Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) perubahan PP 46/2007 yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi perumusannya.

“Salah satu substansi yang akan diatur dalam RPP tersebut adalah, pedoman penanganan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Kepala BP Batam yang dijabat Ex-Officio Wali Kota Batam,” jelasnya.

Baca juga : Ini Komentar Wali Kota Batam Terkait Rekomendasi Kota Air ke PT Kencana Investindo Nugraha

Baca Juga  Februari Bertebar Promo di Best Western Premier Panbil

Dengan langkah dan upaya serius serta penetapan berbagai aturan, instrumen pengawasan dan sistem layanan yg terintegrasi, ia pun mengaku sangat yakin pelaksanaan tugas Kepala BP Batam secara Ex-officio Wali Kota Batam, akan dapat berjalan dengan baik dan akan bisa menghilangkan berbagai ‘kepentingan’ yang lain. 

“Kami sangat optimis Batam akan menjadi menjadi pilihan utama untuk investasi,” tutupnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia