Home » Targetkan Pertumbuhan Homepass 1,5 Juta, Ini Strategi Biznet

Targetkan Pertumbuhan Homepass 1,5 Juta, Ini Strategi Biznet

IDNNews.id – Biznet Network menargetkan pertumbuhan jumlah jaringan kabel data yang menjangkau perumahaan atau homepass, dua kali lipat pada tahun ini.

VP Marketing Biznet Yudie Haryanto dalam jumpa pers online mengatakan pada Desember 2020, Homepass Biznet telah menjangkau 700.000 rumah. Perseroan menargetkan pertumbuhan homepass dua kali lipat atau sekitar 1,5 juta homepass.

“Kami harapkan bisa sampai 1,5 juta homepass. Kami akan melakukan banyak perluasan jaringan,” kata Yudie dalam konferensi virtual, Kamis (21/1/2021).

Di samping itu, sambung Yudie, perseroan juga berharap dapat menambah jumlah pelanggan internet rumah hingga 30–40 persen pada tahun ini, dibandingkan dengan 2020.

Pandemi Covid-19 yang masih terjadi diperkirakan akan makin mendorong adopsi digital, sehingga peluang untuk tumbuh makin terbuka luas.

Baca Juga  Kemenko Perekonomian RI Sosialisasikan PP Nomor 41 Tahun 2021

“Dari sisi produk, kami tidak akan mengeluarkan banyak produk karena pada saat ini orang lebih banyak menabung. Kami akan perluasan jaringan ke area perumahan untuk meningkatkan jumlah pelanggan pengguna,” kata Yudie

Dia mengatakan saat ini masyarakat mendambakan layanan internet cepat yang stabil. Biznet berupaya untuk memenuhi ekspetasi masyarakat.

Yudie menambahkan keunggulan layanan Biznet, selain cepat dan stabil, pelanggan juga berpeluang mendapat harga berlangganan yang terjangkau.

Beberapa promo yang akan ditawarkan adalah program promo beli 6 bulan gratis 6 bulan atau promo beli 5 bulan gratis 1 bulan.

Untuk mencapai target ini, Yudi juga mengungkapkan beberapa strategi yang akan digunakan Biznet. Pertama adalah dengan memperluas jaringan di daerah yang telah mendapatkan layanan Biznet.

Baca Juga  Relawan Nasi Bungkus Divaksinasi, APINDO Kepri: Terima Kasih Pemerintah dan Pak Wali Kota

Perluasan jaringan ini akan dilakukan di beberapa daerah perumahan di Pulau Jawa dan Bali termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Surabaya, Sidoarjo dan Denpasar.

Selain itu Biznet juga saat ini sedang membangun rute jaringan fiber di kota-kota perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Cepu, Ngawi, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Jaringan ini diharapkan selesai pada kuartal pertama 2021.

“Ini bisa membuat kami mempunyai desain yang bisa dibilang sebagai backup route sehingga apabila ring satu terputus, maka kami bisa memudahkan untuk mencari route-route yang lain untuk bisa mengembalikan performance network jika terjadi gangguan,” jelas Yudi.

Pandemi COVID-19 masih akan menjadi tantangan bagi bisnis Biznet ke depannya, khususnya dari segi enterprise di mana banyak pelanggan bisnis Biznet yang terkena dampak pandemi.

Baca Juga  Dirut BPJS Kesehatan: Program JKN-KIS Jadi 'Percontohan' dan Pembelajaran Negara Lain

Untuk itu, bisnis consumer dijadikan fokus oleh Biznet untuk membantu sektor yang kesulitan.

Di tahun 2021, Biznet juga tidak akan mengeluarkan banyak produk baru. Mereka juga berjanji tidak akan menaikkan harga paket internet rumahan dan justru akan menawarkan lebih banyak promo.

“Kita tidak akan melakukan kenaikan dari sisi harga yang tentunya akan membuat orang jadi sulit untuk mendapatkan internet broadband yang stabil,” jelas Yudi.

“Kami memikirkan banyak pihak, memikirkan banyak ekosistem sehingga internet broadband yang stabil bisa didapatkan dengan harga terjangkau,” pungkasnya.(Iman Suryanto)


DomaiNesia