Home » Traveling with Horisoners: Menelusuri Sejarah Pengungsi Asal Vietnam di Batam

Traveling with Horisoners: Menelusuri Sejarah Pengungsi Asal Vietnam di Batam

alo Horisoners! Tak terasa kita berada di akhir pekan lagi. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Kampung Vietnam. Tapi tunggu dulu, Kampung ini bukan terletak di Negara Vietnam lhoo, tapi di Pulau Galang, Batam.

Setiap kali mendengar “berwisata ke pulau/kampung”, pasti yang terlintas dikepala adalah tempat yang indah, dengan pantai dan air laut yang jernih.

Tapi tidak dengan Pulau Galang di Batam ini, atau lebih tepatnya di Kampung Vietnam. Memang suasana disini masih ditumbuhi banyak pohon yang lebat.

Namun siapa sangka bahwa Kampung Vietnam ini dulunya adalah bekas lokasi pengungsian orang-orang yang berasal dari Vietnam, dan oleh sebab itulah dinamakan Kampung Vietnam.

BACA: Traveling with Horisoners: Wisata Religi di Vihara Terbesar di Asia Tenggara. ‘Vihara Duta Maitreya’

Di Kampung Vietnam ini terdapat museum yang seolah dapat bercerita tentang bagaimana penderitaan dan perjuangan orang-orang Vietnam yang mengungsi sampai ke Pulau Galang, Batam ini.

Baca Juga  BP Batam Terima Surat Keputusan Penugasan Pegawai Negeri Sipil

Ditambah lagi lebatnya pohon-pohon di sekitar kampong yang memang di jaga kelestariannya oleh BP Batam, semakin menekankan bahwa saat ini kampung ini angker.

Namun disamping itu, di tempat ini terdapat banyak bangunan yang memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Mulai dari bekas tempat ibadah, sekolah, rumah klinik hingga bekas penjara pun ada disini.

Dan juga, kampung ini menjadi bukti bahwa Indonesia sangat berjasa terhadap para pengungsi dari Vietnam ini.

BACA: Promo Menarik di Hari Batik Nasional dari Horison Ultima King’s Batam

Kampung Vietnam adalah camp pengungsian dengan luas 80 hektar dan di bangun saat terjadinya perang saudara di Vietnam pada tahun 1975.

Bagi Horisoner, pecinta wisata sejarah berkunjung ke Kampung Vietnam bisa menjadi salah satu tempat wisata di Batam yang harus dikunjungi. Setelah pintu masuknya saja, kita akan menemukan sebuah patung yang di beri nama Humanity Statue atau patung kemanusiaan.

Baca Juga  BP Batam Gelar Sosialisasi Pengembangan Kawasan BBKT

Patung ini dibuat untuk mengenang kisah seorang perempuan bernama Tinhn Han Loai yang mati bunuh diri. Tinhn Han Loai sendiri adalah korban perkosaan yang dilakukan oleh sesama pengungsi, dan karena tak kuat menanggung malu akhirnya ia bunuh diri.

BACA: Traveling with Horisoners: Berswafoto bersama ‘Nemo’ di Pulau Abang

Sebagai bukti sejarah lainnya bahwa memang ada pengungsi Vietnam yang dating ke Pulau Galang adalah diabadikannya perahu bekas pengungsi untuk menyebrangi laut China Selatan hingga sampai di Pulau Galang.

Ukurannya memang tidak terlalu besar, tapi pada saat itu dipaksakan untuk mampu menampung hingga 100 orang.

Perahu ini dulu sempat di tenggelamkan oleh para pengungsi sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Indonesia pada saat mereka akan di pulangkan. Namun saat ini telah di angkat dan di renovasi sebagai salah satu monumen bersejarah di Pulau Galang.

Baca Juga  Rumpun Melayu SInergi Bintan Sematkan Tanjak dan Keris ke Soerya Respationo

BACA: Traveling with Horisoners: Sudah Tahu Pantai Bale-bale di Nongsa Batam? Cekidot Disini Gan!

Masih Banyak Lagi tempat yang menarik untuk dikunjungi disini seperti Museum Kampung Vietnam yang lengkap menceritakan sejarah pengungsian, Vihara Quan Am Tu, bekas tempat ibadah, hingga bekas penjara juga ada dan menarik untuk dikunjungi.

BACA: Traveling with Horisoners: Pantai Elyora, Destinasi Wisata yang Paling ‘Ajieb’ di Batam

Nah, bagaimana Horisoners, menarik bukan? Untuk menuju ke Kampung Vietnam yang berada di Jembatan 5 Barelang, Horisoners cukup menghubungi resepsionis Horison Ultima King’s Batam. Dan nanti akan di terangkan tentang harga paket lengkap dengan transportasinya. Pokoknya Horisoners tinggal berangkat deh!

Asik bukan?! Tunggu apalagi, ayo menginap di Horison Ultima King’s Batam dan kenali sejarah Bangsa ini.


DomaiNesia
UA-128167721-1