Home » Wagub Sumbar Melepas 15 Ribu Bibit Ikan ke Danau Singkarak

Wagub Sumbar Melepas 15 Ribu Bibit Ikan ke Danau Singkarak

IDNnews.id, Solok – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasru Abit melepas 15 ribu ikan jenis Nilem (Adang) di Batang Sumpur, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar yang berada di pinggir Danau Singkarak.

“Bantuan ini untuk memperkuat potensi peternakan ikan di Batang Sumpur, agar masyarakat tidak lagi membuat bagan dan keramba apung di perairan Danau Singkarak,” katanya di Solok, Jumat (25/10)

Ia menyebut bagan dan keramba jaring apung adalah penyebab utama pencemaran air danau. Selain itu, ikan endemik, ikan bilih yang ada di Danau Singkarak juga berkurang drastis akibat ditangkap besar-besaran oleh bagan tersebut.

Padahal ada sekitar 1400 nelayan di sekeliling Danau Singkarak yang menggantungkan hidup dari menangkap bilih menggunakan alat tangkap tradisional. Perekonomian mereka menjadi terganggu akibat operasional bagan itu.

Pencemaran terjadi akibat sisa pakan ikan di keramba jaring apung. Meski Danau Singkarak belum begitu tercemar seperti Danau Maninjau, tetapi jika dibiarkan, nasibnya akan sama.

“Kita sudah berkomitmen untuk melarang operasional keramba jaring apung dan bagan ini. Itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda),” kata Nasrul.

Seluruh elemen masyarakat sudah menyatakan mendukung pelarangan alat tangkap dan alat budi daya itu.

Pengusaha keramba dan bagan itu diminta untuk memindahkan usaha pada perairan di darat, salah satunya sungai. Ada beberapa aliran sungai yang mengalir ke Danau Singkarak yang bisa dimanfaatkan. Batang Sumpur adalah salah satunya.

Salah seorang tokoh masyarakat selingkar Danau Singkarak, Jasman mengatakan untuk Nagari Sumpur sebenarnya tidak ada masyarakat yang menjadi pengusaha keramba atau jaring apung.

Peternakan ikan dilakukan di aliran sungai dengan sistem ikan larangan. Masyarakat bersama merawat ikan di lubuk (sungai yang dalam) itu. Ikan itu dipanen sekali setahun dengan cara lomba memancing. (Anrara)


DomaiNesia