Home » Wali Kota Batam Sebut Paket Sembako Covid-19 Diantar ke Rumah Warga

Wali Kota Batam Sebut Paket Sembako Covid-19 Diantar ke Rumah Warga

IDNNews.id, Batam – Sabtu(18/4/2020), Pemerintah Kota Batam mulai mendistribusikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak virus corona atau covid-19.

Pendistribusian ini, dimulai dari Kecamatan Lubuk Baja dan berlanjut di 12 kecamatan se-Kota Batam hingga sepekan ke depan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Sembako yang disalurkan ini, merupakan paket sembako tahap pertama yaitu pengalihan dari kegiatan bazar sembako yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Dimana setiap paketnya berisi 5 Kilogram (kg) beras, 2 liter minyak, dan 1 kg gula.

Istimewa, Wali Kota Batam, M Rudi

Setelah sembako tahap pertama selesai didistribusikan, rencananya pada awal Mei akan kembali disalurkan paket sembako tahap kedua yang berisi 10 Kg beras, 3 liter minyak goreng dan 1 dus mie instant bagi 260.000 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga  Nelayan Pengudang Bintan Keluhkan Sulitnya Kayu, Alias Wello Tawarkan Penggunaan Fiber

“Ini adalah paket sembako tahap pertama. Nantinya di awal Mei akan kita distribusikan kembali paket tahap kedua untuk 260.000 KK, yang setiap paketnya berisi 10 kg beras, 3 liter minyak goreng, dan 1 dus mie instan,” sebut Rudi.

Bantuan tahap kedua nantinya, akan diupayakan dapat berlangsung selama 6 bulan dengan menggunakan anggaran Pemko Batam, Provinsi Kepri, dan BP Batam. Untuk itu, Pemerintah Kota Batam juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Kepri.

Rudi berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban hidup masyarakat Kota Batam khususnya yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Walaupun belum semua dapat kita bantu, tetapi paling tidak lebih dari separuh Kepala Keluarga di Kota Batam bisa kita berikan paket sembako,” sebut Rudi.

Baca Juga  Februari 2021, Warga Kepri Bakal Dapat Vaksin Corona

Dan sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19, pembagian sembako tidak dilakukan dengan cara mengumpulkan massa. Melainkan di antar satu per satu ke setiap rumah warga penerima bantuan.

“Jadi kalau ada yang pembagian sembakonya mengumpulkan orang banyak, itu bukan dari Pemko Batam,” tegas Rudi.(*)


DomaiNesia

Berita Terkait